rumah tanpa tumbuh pepohonan
kini dipeluk semak belukar
di perut rumah
kian mengecil
muntah seribu dosa
kelaparan ganjil
berulangkali
jendelanya rapuh
tempat tidur kucing liar
tempat bersenggama kecoa
menjijikan
menjelma
jadi tangan sedekah
sangat memalukan
padahal ia pelayan tuhan
telah dibebastugaskan
seperti budak
di negeri terasing
rumah tanpa tumbuh pepohonan
setiap hari persiapan
selalu rajin mencari sesuap nasi basi
dari mata lelaki tanpa alas kaki
disodorkan mata uang recehan
selalu kekeringan
di hamparan pekarangan rumah
basah air tanah
kemarau pun sering pecah
betapa makin susah
merambat di negeri rakus korupsi
disebar hati yang keji
Jakarta, 2023/2024
