Hari ini aku sangat lelah
Penat nian bahu bersandar
Pinggang kriuk begitulah bunyinya
Dua jam merawatmu
Membelaimu, mengusapmu
Tak layak bagi yang tak paham
Sunlight, skin caremu
Agloku
Ku pandangi wajahmu sudah mulus dan berseri
Elok nian tunas bermunculan
Ku vaksin wadahmu dengan solder
Kiranya semakin poros
Seketika lelahku terobati
Menatap sempurna di atas stomata
Agloku
Inikah ikhlasku bersama mu
Dalam suka dan duka ku
Ku ajak kau berdialog dengan ku

(Visited 200 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Rosmawati

Saya Rosmawati — bekerja di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara, mengajar di Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, dan aktif di komunitas Bengkel Narasi serta Pena Anak Indonesia (PAI). Tiga peran itu berjalan bersamaan, dan saya menjalaninya dengan sadar. Di perpustakaan, saya dekat dengan buku dan dengan orang-orang yang datang mencari sesuatu — entah itu pengetahuan, ketenangan, atau sekadar tempat duduk yang tenang. Di ruang kuliah, saya belajar lagi setiap kali mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tak pernah saya duga. Di komunitas, saya menemukan alasan yang paling sederhana mengapa literasi itu penting: karena ada anak-anak yang ingin bercerita, tapi belum punya kata-katanya. Saya menulis di Bengkel Narasi. Kadang soal hal-hal besar, kadang soal yang kecil saja — tapi selalu dari apa yang sungguh saya lihat dan rasakan. Kalau Anda ingin mengobrol soal literasi, pendidikan, atau dunia menulis — mari. 📍 Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ✍️ bengkelnarasi.com 📚 Perpustakaan Daerah Kab. Kolaka Utara 🎓 Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

2 thoughts on “Lelah Ku Bahagia Mu”
  1. Menatap bunga memang indah meyejukkan
    Hati marilah kita memuji penciptaNya maha
    Suci Allah yg Maha Indah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.