Oleh : Yusriani Nuruse
“Maafkan Cristia pa, bu sudah merepotkan papa dan ibu”.
Cristia Selomita Buda umur 9 Tahun buah hati dari pasangan Bapak Luther Buda umur 51 Tahun dan ibu Elisabet Binu’ umur 43 Tahun sejak lahir selalu sakit-sakitan, batuk, pilek dan deman selalu dialaminya, hingga harus bolak balik berobat ke rumah sakit.
Umur 5 Tahun, Cristia divonis Dokter menderita penyakit Thallasemia dan harus ditransfusi darah 2 minggu sekali di rumah sakit Wahidin Makassar.Hingga Cristia harus terlambat masuk sekolah, diumur 9 Tahun Cristia baru duduk di bangku kelas 1 SD akibat sakit yang dideritanya dan saat ini perut Cristia semakin membesar akibat limpahnya semakin membengkak. Cristia kerap meninggalkan bangku sekolah karena harus bolak balik ke Makassar untuk melakukan transfusi darah dan mengontrol kesehatannya.
Ayah Cristia, Luther Buda hanya seorang petani harus bekerja keras untuk pengobatan anaknya. Sedang Ibu Cristia, Elisabet Binu’ hanyalah seorang ibu rumah tangga.Jarak antara Tator dan Makassar sangat jauh dan tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.Sungguh berat beban yang harus pak Luther Buda dan Ibu Elisabet Binu’ hadapi.
Di tengah keadaan ekonomi yang sangat sulit Ibu Elisabet Binu’harus tetap membawa anaknya ke Makassar, belum lagi kebutuhan lainnya selama diperjalanan dan saat tiba di Makassar.
Orang baik, mari kita ulurkan tangan untuk membantu adik Cristia melawan penyakitnya dan meringankan beban bapak Luther Buda dan ibu Elisabet Binu’.
Semoga Tuhan menyehatkan dan menolongnya lewat tangan-tangan kita dan memberikan keberkahan hidup.
Watansoppeng, 21 Desember 2021

Sama dengan saya dan dua adik. Bedanya kami Thallasemia Beta. Adik kecl thallasemia mayor ya karena 2 pekan sekali transfusinya. Perjalananmu masih panjang Nanda.
Sebaiknya bergabunglah dengan Yayasan Thallasmeia Indonesia. Bisa dibrowsing kantor pusat dan cabang yang ada di seluruh Indonenesia. Karena tidak bisa ditanggulangi sndiri. Harus ada bantuan rutin sepanjang hayatnya. Uruslah SKTM dan BPJS tidak mampu atau JKN gratis. Saya hanya bisa mendoakan semoga kuat ya nanda Christa. Kaget juga ternyata di Makassar pun ada penyintas Thallasemia. Biasanya hanya di Jawa dan Sumatera,suku Sunda dan Melayu sebagian Betawi.