Oleh: Ghinda Aprilia

Berawal dari Sailo yang flu lalu menular sama saya, setelah itu dia batuk saya pun batuk. Di sore hari saya lagi ikut zoom bersama keluarga besar Naqoy, tiba-tiba panas, kepala berat. Sesi kedua akhirnya saya tidak bisa melanjutkan zoom. Singsang dalam seminggu ke rumah sakit Charitas, pas waktu itu lagi banyak-banyaknya pasien positif. Saya sudah melarang untuk pergi karena sangat berbahaya, selain itu pekerjaan dia di toko yang banyak interaksi dengan pengunjung.

Malam harinya, tanggal 24 Februari, Koko membawa 3 alat tes swab, lumayan kaget, kami bertiga positif. Padahal selama ini saya merasa sudah sangat menjaga, termasuk tidak libur di hari minggu.

Malam itu langsung diberikan instruksi, tidak boleh keluar rumah. Yang menyediakan makanan Koko belanja ditaruh di pintu. Terlihat tergantung beberapa plastik, saya buka ada beberapa macam sayur, buah-buahan, roti, ikan kaleng, telur, mie instant, obat-obatan lengkap dengan termometer. Ada hikmahnya, sekali-sekali saya yang jadi nyonya, dia yang menyediakan semua kebutuhan kami.

“Untuk sementara ini kamu tidak boleh keluar rumah, jika butuh sesuatu kamu bilang sama saya, saya akan belikan.” Pesan tuan via chat WhatsApp. Ini hari ke-3 hasil tes masih menunjukkan positif. Ikhtiar, berdoa dan tawakal itu yang bisa saya lakukan. Pesan untuk teman-teman Hong Kong, ada baiknya saat ini di rumah, jika tidak terlalu penting. Karena kita tidak tahu di antara kita mungkin ada yang terpapar virus Omicron, menjaga itu lebih baik.

27-02-2022, kaget sudah pasti ketika Koko bilang, “positif,” dia tidur bersama Singsang. Karena merasa tak nyaman tidur di tempat tidur kecil berdua, dia tidur di hotel. 

02-03-2022 Menjelang persiapan masak siang, ada bunyi bel, yang ternyata Koko pulang lebih awal dari hotel. Kabar buruk, ternyata istrinya yang super hati-hati, tidak keluar rumah karena lagi hamil, dia pun positif.

Hong Kong sedang tidak baik-baik saja, Hong Kong sedang sakit. Dari kejadian ini, seharusnya bukan cuma pembantu yang dituntut untuk lebih hati-hati, tidak keluar rumah, tetapi juga para majikan. Penularan yang terjadi ini terbukti bukan dari saya sebagai pembantu, tetapi dari majikan yang banyak melakukan aktivitas di luar.

04-03-2022, Alhamdulillah dengan rahmat-Nya Sailo dan Singsang negatif, tinggal saya, koko dan Asho masih positif. Haqqul yakin dengan tetap jaga prokes, di rumah saya tetap pakai masker. Menolak ke luar rumah selama masih positif, menjaga asupan gizi, untuk stok obat sudah habis. 

Disaat sehat pun lidah saya tetap selera Nusantara, apalagi saat terkapar, tidak merasakan rasa makanan, yang lewat di mulut cuma untuk menjaga stamina. Tak kehilangan akal, masih ada stok cabe di kulkas, saya ulek, makan dengan nasi panas, sampai keluar air dari hidung, baru terasa di lidah, haha obat Omicron ternyata sambal.

05-03-2022, 10 Menit sebelum pengajian dimulai, saya tes dengan hasil Alhamdulillah negatif. Saya bersyukur bisa melaluinya. instruksi majikan yang menyuruh minum obat-obatan kimia, herbal, saya minum, saking maunya sembuh. Saya lupakan ada tinggi gula, dan itu mungkin yang menyebabkan saya lambat sembuh dari yang lainnya.

Dua minggu tidak keluar rumah, pertama kali melihat langit, ketemu orang-orang berlalu lalang, seperti ada yang aneh. Mungkin ini pertama kali dalam hidup saya, dikurung. Berhubung persediaan barang di rumah sudah habis, terpaksa keluar juga.

Ya, saya termasuk beruntung,majikan termasuk baik, mendengar berita ada yang positif Covid di interminit. Sebaiknya jangan diam di Hong Kong, ini ada teman-teman dari organisasi/pihak KJRI yang bisa bantu, ART dalam keadaan sakit tidak boleh di interminit. Informasi lebih lanjut baca yuk informasi dari Migran Pos 24 Februari 2022;

Denda HK$100.000 karena memecat pembantu rumah tangga yang positif Covid.

Majikan tidak boleh memberhentikan pembantu rumah tangga asing yang terinfeksi Covid-19 atau berisiko menghadapi denda hingga HK$100.000 dan dilarang mempekerjakan pembantu baru, Departemen Tenaga Kerja memperingatkan.   

Departemen angkat bicara setelah beberapa kelompok menerima permintaan bantuan dari pekerja yang diusir dari rumah atau dipecat oleh majikan mereka setelah mereka dinyatakan positif terkena virus corona. Beberapa menghabiskan malam di jalan tanpa atap dan perawatan medis.   

Di bawah Undang-undang Ketenagakerjaan, seorang majikan dilarang memutuskan kontrak kerja seorang karyawan pada hari sakit mereka yang dibayar, kecuali jika pekerja tersebut melakukan pelanggaran berat.   

Departemen mengatakan bahwa majikan yang melanggar hukum dapat dituntut dan, setelah terbukti bersalah, denda maksimum HK$100.000. Selain itu, misalkan majikan telah melanggar peraturan. Dalam hal ini, mereka tidak akan dianggap memenuhi syarat untuk mempekerjakan pembantu rumah tangga asing untuk jangka waktu tertentu, dan aplikasi visa untuk pembantu akan ditolak.  

Majikan juga dapat melanggar Undang-undang Diskriminasi Disabilitas jika mereka memberhentikan pekerja mereka karena mereka telah terinfeksi atau sembuh dari Covid-19.   

Majikan harus memberikan cuti sakit dan tunjangan sakit kepada pekerja jika mereka jatuh sakit. Mereka harus menyediakan akomodasi gratis dan layak serta perawatan medis gratis.   

“Pekerja rumah tangga asing membantu keluarga Hong Kong dalam melakukan pekerjaan rumah tangga dan merawat orang tua dan anak-anak. Kontribusi mereka ke Hong Kong sangat signifikan,” kata seorang juru bicara.  

Jumlah penolong telah berkurang menjadi sekitar 340.000 dari puncaknya sekitar 400.000 pada Januari 2020, karena pandemi.   

“Saling mendukung dan pengertian semakin diperlukan dalam menghadapi pandemi. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga lokal, kita harus memperkuat dukungan dan perlindungan bagi pekerja rumah tangga asing untuk mempertahankan Hong Kong sebagai tempat yang menarik bagi para pekerja untuk bekerja,” tambahnya.   

Setiap pekerja yang diberhentikan oleh majikan karena tertular Covid-19 dapat menghubungi departemen untuk mendapatkan bantuan di hotline 2157 9537.

(Visited 107 times, 1 visits today)
Ghinda Aprilia

By Ghinda Aprilia

Sebaik-baik hidup bisa berguna untuk diri sendiri dan orang lain.

4 thoughts on “Hong Kong Sakit”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: