Oleh: Salawati Amin
Aku masih mengingatmu sampai detik ini
Ingatan yang begitu setia hingga tak dapat terlupakan
Ingatan sungguh dalam yang begitu sulit tuk terhapuskan
Hingga aku kehilangan cara untuk mengeluarkannya dari pikiranku
Aku mencintaimu begitu dalam
Sedalam luka ketika membiarkan engkau pergi
Langkah demi langkah kuiringi dengan tetesan air mata
Luka perih mematahkan hasrat tuk bersama
Kemarin,hari ini dan esok
Semuanya akan terasa sama saja
Suka dan duka silih berganti
Mewarnai perjalanan hidupku
Selamat jalan flamboyan yang kukagumi
Kini kau akan terbang bersama perihku
Perih yang mengalun disetiap rongga jiwa
Lemah tak berdaya dan lunglai terkapar
Tuhan….
Ajari aku untuk melupakan
Ajari aku cara menghapus bayangnya
Ajari aku terbiasa tanpanya
Ajari aku mengikhlaskan yang bukan takdirku
Watansoppeng, 18 Maret 2022
