Oleh : Devinarti Seixas
Dahulu kala di semua pelosok di negeri Indoensia termasuk di Timor-Timur yang merupakan propinsi ke -27 memiliki anak-anak yang cerdas dalam setiap jenis permainan, seperti loncat karet, bermain kelereng, main Kayu,dan lain sebagainya.
Kebiasaan-kebiasaan dalam setiap permainan itu sudah sesuai dengan musimnya.Para orang tua juga hanya mengawasi mereka serta guru-guru di sekolah karena ketika musimnya tiba maka semua permainan masa kecil tidak ada yang terlewatkan.
Dengan berbagai macam permainan Itu, menjadikan anak-anak mampu berkomunikasi dengan teman-teman mereka.Bahkan ada yang jadi teman akrab hanya terbentur juga karena sering bermain bersama. Semua itu terjadi pada zaman dahulu.
Zaman Now semua anak-anak justru berubah daya pikir karena menurut eranya. Banyak yang lebih bersahabat dengan game dan ciri khas mereka nampak beda dengan anak-anak zaman dahulu.Gaya bahasa mereka kasar seperti nampak pada game, tidak seperti dulu ketika salah mereka belajar memperbaikinya karena dapat teguran dari teman sebaya.
Kalau zaman sekarang beda jika ketika bermain game dan salah pencet mereka memaki-maki. Ada juga yang justru belajar banyak hal seperti bahasa asing dari game tapi tidak sama dengan orang belajar bahasa secara langsung.
Kini zaman benar-benar berubah. Kita melihat banyak permainan yang mulai menghilang karena semua beradaptasi dengan zaman.
Sebenarnya semua tergantung pada pembinaan dan pengawasan keluarga.Meskipun zaman dahulu dan zaman now banyak perbedaan semua itu harusnya tergantung pada pribadi masing-masing.
