Oleh : Devinarti Seixas
Ukiran sejarah cinta dalam mobil hanya awal dari sebuah pertemuan semu
Entah hanya alasan ataukah
Kehendak Tuhan semata
Namun, kita ketagian hari itu
Hingga tak ada lagi jarak
Terus saja ketagihan karena
Pertemuan awal yang kita
Telah lewati berdua
Terus aja ingin tenggelam
Akhirnya kita benar-benar
Terhanyut dan tenggelam
Di pesisir pantai
Tenggelam lagi romantisnya
Kau & aku kembali mengukir sejarah baru dan kita terhanyut hingga bercumbu merdu dalam air laut di pantai di mana sering kita habiskan momen
Sungguh kepergianmu kemarin membuat aku merindukanmu dan aku terhanyut lagi pagi ini dengan kerinduan amat dalam
Bayangan indah kemesraan kita berdua tetap saja terukir
Dalam sanubariku meski engkau menjauh tapi aku akan terus terhanyut dengan kerinduan
Indahnya ciuman pertama darimu terus saja menyiksa
Indahnya kecupan pertama terus buat aku terhanyut
Indah sentuhan romantis kita berdua dalam lautan
Semua kini hanya tinggal dengan kerinduan bahwa
Aku tak bisa hidup tanpamu
Meskipun engkau jauh dariku
Bahwa telah lahir cinta abadi
Antara aku dan kamu
