Oleh : Fitri Niati
Bakal ada satu orang yang kamu temui dan mengubah pandangan terhadap cinta. Membuat seseorang tergila-gila, semua yang dibutuhkan ada di dalam dirinya. Di suatu waktu itu bisa jadi orang yang menyebalkan sekaligus menyenangkan, orang yang bisa bikin nangis sambil tersenyum. Punya daya tarik yang selalu berhasil bikin kamu balik. Waktu selalu jadi lebih cepat saat menghabiskan hari dengannya.
Dia punya banyak keindahan yang selalu bisa bikin kamu jatuh cinta ke dia berkali kali. Dia enggak ngelakuin apa-apa, tapi kamu tergila-gila saja sama dia. Melihat senyumnya aja kamu merasa bahagia, seolah-olah selama dia masih ada kamu yakin kalau hidup akan berakhir baik-baik saja. Dia enggak pernah minta dicintai, tapi kamu menyerahkan seluruh perasaanmu untuknya dengan sukarela. Kamu mencintai dia seikhlas-ikhlasnya.
Kamu pengen jadi orang yang selalu ada ketika dia lagi butuh bantuan. Jadi orang yang paling enggak tega kalau pipinya basah oleh air mata. Kamu cuma pengen ngelihat hidupnya tenang, walau bukan kamu tempatnya pulang. Dia jago bikin hatimu enggak karuan, walaupun dia cuma sekali memandang. Setiap hal tentang dia itu pokoknya menyenangkan.
Kepergiannya mengubah banyak hal dalam hidupmu. Kamu sekarang jadi orang yang lebih hati-hati lagi dalam mencintai. Hatimu terlalu sukar diluluhkan, sebab patahmu tak sembarangan. Dia membuatmu hampir kehilangan kewarasan sebab seluruh hatimu sudah kamu serahkan. Karena ulahnya makna cinta bagimu sekarang sudah mengalami banyak perubahan. Kehadirannya membawa banyak kebahagiaan sekaligus meninggalkan luka yang paling dalam.
Kamu adalah orang yang kupikir akan jadi pasangan hidupku, tapi justru menjadi orang yang paling dalam menancapkan belati di jantungku. Kamu yang kukira menjadi takdirku, ternyata malah jadi patah hati terbesarku.
Terima kasih telah hidup di bumi dan mengajarkan aku banyak hal tentang makna hidup sebenarnya. Aku turut senang melihat kebahagiaanmu sekarang. Aku juga akan selalu jadi salah satu orang yang doain kamu semoga senantiasa dilimpahkan keberkahan. Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kita. Itulah sebab kenapa aku bisa ngerelain semuanya. Apa pun dan siapa pun bisa luruh dari genggaman, dan pada akhirnya akan mengerti enggak ada yang benar-benar dimiliki.
*Penggiat literasi membaca dan menulis, mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan Unes Padang.
