Oleh: Elvira Pereira Ximemes
Kebun binatang sering disebut taman margasatwa adalah suatu lokasi yang sengaja didesign secara khusus untuk memelihara dan melestarikan jenis-jenis hewan di dunia. Terutama hewan langka yang jenisnya terancam punah.
Beberapa tahun lalu, aku mendapat kesempatan emas berwisata di Kebun binatang Melbourne zoo, Australia secara grátis. Kala itu aku menggunakan peluang istimewa ini untuk mengeskplorasi beberapa pertunjukan di Kebun binatang Melbourne zoo yang terletak di jantung Kota Melbourne dengan luas wilayah 22 hektar, posisinya berada dekat dengan pesisir laut. Kebun binatang ini merupakan Kebun binatang tertua di negara Austrália yang dibuka sejak tahun 1862, memiliki 350 spesies binatang dari Austrália dan juga didatangkan dari berbagai macam negara di dunia.
Saat pertama kali aku menginjakkan kaki di lokasi itu, rasanya ada kedamaian yang begitu mendalam di lubuk hatiku. Menikmati alam sekitar yang begitu bersahabat sambil mengamati berbagai jenis hewan dalam semak hutan dengan peristiwa rantai makanan dan jaring makanan dalam ekosistem tersebut. Terdapat berbagai tingkat tumbuhan, mulai dari tumbuhan tingkat rendah sampai tumbuhan tingkat tinggi. Begitu pula berbagai jenis hewan baik hewan vertebrata maupun invertebrata. Semuanya di diatur dan dialokasikan sesuai dengan habitat hewan.
Kala itu aku sempat terpukau mengamati tingkah laku kanguru yang sangat unik karena di dalam perutnya terdapat kantong berisi bayi kanguru dan bergerak dengan cara melompat. Rupanya di dalam kantung perut kanguru betina itu terdapat kelenjar susu sebagai asupan makanan bagi bayi kanguru, sehingga tergolong hewan mamalia. Hewan ini juga memiliki kantung di bagian perut ibunya sebagai tempat perlindungan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi kanguru sehingga tergolong hewan marsupial. Kanguru memiliki 2 Kaki belakang yang ukurannya sangat besar dan kuat dibandingkan dengan kedua kaki depan yang ukurannya sangat kecil yang berfungsi untuk mengambil makanan. Hewan ini identik dengan negara Austrália. Kata orang, jika berkunjung ke negara Austrália tapi belum melihat kanguru dan koala secara langsung, rasanya belum lengkap.
Sekilas aku membayangkan seorang ibu sedang menggendong bayi mungilnya dalam pelukan mesra di dadanya. Sungguh terpesona. Hikmah yang aku peroleh adalah dengan adanya kebun binatang ini, selain sebagai tempat refreshing, aku mendapat beberapa ilmu yang begitu mendalam tentang pentingnya konservasi dan upaya menyelamatkan binatang langka yang terancam punah serta menyadari pentingnya melestarikan semua ekosistem, baik darat, udara, maupun laut.
