Halangan…
Rintangan…
Tak pernah jadi persoalan.

Panas terik, hujan badai, sang kurir tetap setia mengantar hingga tujuan tercapai….

Di ujung malam yang gelisah, seorang kurir menanti dalam sunyi, menjaga harapan di antara lampu kota yang mulai sepi….

Dalam keheningan, layar gawai menyala
lentera kecil bagi hati yang gamang, detik demi detik menjelma penantian panjang yang nyaris hampa…..

Menunggu kabar dari notifikasi yang begitu didamba….

Mata yang memerah menahan kantuk, tak sempat terpejam, meski lelah mendesak kedua kelopak….

Bukan sekadar jam kerja yang terus berputar, melainkan harapan hidup yang tak pernah mundur, berderap dalam dada yang tak ingin menyerah…

Harap-harap cemas, jemari kekar itu kembali menari lincah menyapu permukaan layar, menggeser, menyentuh, dalam ritual sunyi yang tak pernah kehilangan makna, setiap sentuhan adalah doa yang melesat ke langit…

Merindukan satu bunyi kecil penuh harap notifikasi ting yang lama hilang dari pendengaran…

Di dada, debar tak dapat ditahan, waktu merambat tanpa jeda, menguji kesabaran…

Saat suara manis itu akhirnya menyapa,
bukan rupiah semata yang terasa hangat,
melainkan pengakuan, bahwa karya ini dihargai, bahwa kerja keras ini tak sia-sia dijalani….

Rindu orderan, sungguh
bukan sekadar upah dan angka, tapi nadi yang menghubungkan jasa dan harapan….

Bukti bahwa ikhtiar ini menemukan arah, menjadi alasan untuk terus melaju, dan tak berhenti berkarya….

(Visited 8 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Subhan Riyadi

Bukan siapa-siapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.