Oleh: Gusnawati Lukman
Selamat Hari Puisi Nasional
28 April 2022
“Bagimu Negeri
Menyediakan api
Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sungguhpun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai”
Chairil Anwar
Puisi adalah bahasa kalbu. Puisi adalah ekspresi jiwaku. Kuungkapkan semua rasa cinta, kasih sayang, dan kerinduan lewat bahasa-bahasa puitis yang lembut, syahdu, dan mendayu-dayu bak buluh perindu. Dengan puisi, aku bebas berkelana dengan untaian kata-kata yang penuh gelora dan gairah.
Untukmu, rinduku tidak akan pernah selesai
Tidak akan pernah usang
Hadirmu aku puisikan
Menjadi temanmu, itulah yang kuinginkan
Menjadi kekasihmu, itulah yang ku impikan
Sayup-sayup kudengar lagu sendu di radio tetangga sebelah rumah
Aku pun memutar musik dengan playlist lagu rindu
Aku berharap perasaan itu sirna
Namun, perasaan rindu akan selalu menghantui seiring perjalanan waktu
Eh,kamu tahu tidakā¦aku sekarang punya hobi yang baru
Merindukanmu adalah hobi baruku
Ketika angin bertiup, aku akan memejamkan mataku dengan tenang,
Menikmati bayangmu
Kadang aku terisak
Kasihan pada diri yang cuma mampu memandangmu dari kejauhan
Suatu hari nanti, kamu akan rindu chattinganku yang membosankan
Panggilan teleponku yang keseringan
Pertanyaanku yang menjengkelkan
Kamu juga akan rindu posesifku, argumenku, dan insekuritasku
Tapi lebih dari itu, kamu akan lebih rindu perhatianku
Aku akan berdamai dengan kenyataan
Menerima semuanya agar aku bahagia
Namun, satu yang pasti
Rinduku padamu takkan pernah selesai
Aku berterima kasih kepada jarak
Sebab tanpanya rinduku padamu tak akan menjejak
Pertemuan tak akan semarak
Dan aku tak akan pernah tahu rasanya haru yang terisak
Saat penantian telah sampai puncak
Untukmu, puisiku tidak akan pernah selesai.
Watansoppeng,28 April 2022

Rindu adalah satu rasa yg tidak pernah usai ,akan selalu bersrmayan di dasar kalbu,setiap saat akan menghentak jiwa untuk bertahta di peraduannya, , siapapun jiwa yg dihinggapi rasa rindu ,sukmanya pasti akan mengembara mencari pelaminannya,,itulah rindu akan selalu meresahkan jiwa ,bertemu rindu terobati ,berpisah muncul lagi kerinduan, itulah lakon dari rindu yg tidak akan pernah usai kisahnya ššā¤