Immanuel Kant, merupakan salah seorang filsuf terbesar di dunia. Kant terkenal karena filsafat idealis transendental, yaitu waktu dan ruang tidak nyata secara material tetapi hanya kondisi ideal apriori terhadap intuisi internal.
Dr. Sudirman, S. Pd. M. Si.
A. Mengenal Immanuel Kant
Immanuel Kant adalah seorang filsuf besar yang pernah tampil dalam pentas pemikiran filosofis zaman Aufklarung Jerman menj elang akhir abad ke18.
Lahir pada tanggal 22 April 1724 di Konigsberg, sebuah kota kecil di Prussia Timur.
Anak keempat dari seorang pembuat pelana kuda Konigsberg yang setia dengan gerakan Pietisme. Immanuel Kant berkembang dalam suasana kekristenan.
Pada usia delapan tahun Immanuel Kant memulai pendidikan formalnya di Collegium Fredericanum sekolah yang berlandaskan semangat Pietisme.
Immanuel Kant belajar hampir semua mata kuliah yang diberikan di universitas kotanya.
Di universitasnya dia berkenalan baik dengan Martin Knutzen (1713_1751), dosen yang mempunyai pengaruh besar terhadap Kant.
Knutzen adalah seorang murid dari Chistian Von Wolff (1679-1754), dan seorang profesor logika dan metafisika.
Tahun 1755, Immanuel Kant memperoleh gelar “Doktor” dengan disertasi berjudul: “Penggambaran Singkat dari Sejumlah Pemikiran Mengenai Api” (Meditationum Quarundum de Igne Succinta Delineatio).
Sebuah karya di bidang ilmu alam. Setelah itu, Immanuel Kant bekerja sebagai privatdozent di Konigsberg dengan mengajarkan mata kuliah: metafisika, geografi, pedagogi, fisika dan matematika, logika, filsafat, teologi, ilmu falak, dan mineralogi. Kant dijuluki dengan “Sang Guru yang Cakap” (Der Schone Magister) karena cara mengajarnya hidup dengan kepandaian seorang orator.
Immanuel Kant mampu menggerakkan pikiran dan perasaan para pendengarnya, dan dengan ketajaman pikirannya.
Pada bulan Maret 1770, Immanuel Kant memperoleh gelar profesor logika dan metafisika dari Universitas Konigsberg dengan karya “Mengenai Bentuk dan Azas-azas dari Dunia Inderawi dan Budiah” (De Mundi Sensibilis Atgue Intelligibilis Forma et Principlis).
Immanuel Kant membujang seumur hidupnya, mungkin ia berpikir seperti Nietsche yang berpandangan bahwa kawin akan merintangi pencapaian kebenaran, atau Telleyrand yang berpendapat bahwa orang yang kawin akan melakukan apa saja demi uang.
Menurut salah seorang penulis biografi, kehidupan Kant berlangsung menurut aturan yang tegas, bangun, minum kopi, menulis, memberi kuliah, makan, jalan-jalan, masing-masing mempunyai waktunya sendiri.
Lalu Kant muncul dari pintu rumahnya, berjalan menuju jalan kecil di bawah pepohonan yang rindang yang sering disebut Tempat Jalan-jalan Sang Filosof.
Akhirnya pada tanggal 12 Februari 1804 Kant meninggal dunia pada usia 80 tahun dalam keadaan pikun. Banyak pelayat berdatangan dari segenap penjuru Konigsberg, dan seluruh Jerman.
Jenazahnya dikuburkan di perkuburan kota. Kubur itu kemudian rusak dan diperbaiki pada tahun 1881, pada tahun 1924, pada peringatan 200 tahun kelahiran Kant, sisa-sisa tulang-belulangnya dipindahkan ke serambi katedral di pusat kota Konigsberg.
Salah satu karya penting Kant adalah penemuannya tentang rotasi bumi. Hal inilah yang menjadikan nama Immanuel Kant semakin dikenal luas oleh masyarakat dunia dan memenangkan Berlin Academy Pize pada tahun 1754.
Sampai saat ini, karya Kant tersebut masih dijadikan rujukan bagi ilmuwan dunia di bidang astronomi.
Moral bukanlah doktrin bagaimana kita membuat diri kita bahagia, tapi bagaimana kita membuat diri kita untuk layak akan kebahagiaan.
Immanuel Kant
B. Pemikiran Immnuel kant
Dalam “Kritik atas Rasio Murni” Kant menjelaskan bahwa ciri pengetahuan bersifat umum, mutlak, dan memberi pengertian baru.
Untuk itu ia terlebih dahulu membedakan adanya tiga macam pengetahuan atau keputusan yakni :
(1). Pertama, keputusan analitis a priori yang menempatkan predikat tidak menambah sesuatu yang baru pada subjek, karena sudah termuat di dalamnya (misalnya, setiap benda menempati ruang).
(2). Kedua, keputusan sintesis aposteriori dengan predikat dihubungkan subjek berdasarkan pengalaman inderawi, karma dinyatakan setelah mempunyai pengalaman dengan aneka ragam meja yang pernah diketahui.Misalnya meja itu bagus.
(3). Ketiga, keputusan apriori menggunakan sumber pengetahuan yang bersifat sintesis tetapi bersifat apriori juga. Misalnya keputusan “segala kejadian mempunyai sebabnya”. Ilmu eksakta, mekanika, dan ilmu pengetahuan alam disusun atas putusan sintesis bersifat apriori.
Immanuel Kant menyebut keputusan jenis ketiga sebagai syarat dasar sebuah pengetahuan (ilmiah) dipenuhi yakni bersifat umum dan mutlak serta memberi pengetahuan baru.
Pengetahuan merupakan sintesa dari unsur-unsur yang ada sebelum pengalaman yakni unsur-unsur apriori dengan unsur-unsur yang ada setelah pengalaman yaitu unsur-unsur aposteriori.
Proses sintesis ini terjadi dalam tiga tahap juga yakni:
1).pencerapan indrawi (sinneswahrehmung)
Menurut Kant pencerapan inderawi adalah tingkat pengetahuan manusia pertama dan terendah.
Data-data inderawi harus di buktikan dulu dengan 12 kategori, baru dapat di putuskan.
Demikian proses kritisisme rasionalisme ala Immanuel Kant.
Metodologi ini kemudian dikenal dengan metode induksi, dari partikular data-data terkecil baru mencapai kesimpulan universal.
Menurut Immanuel Kant, manusia sudah mendapatkan 12 kategori tersebut sejak lahir.
Selain beberapa hal terebut di atas Immanuel Kant terkenal dengan 12 Kategori Kant. Apa saja yang termasuk, berikut ini adalah 12 kategori Kant:
1). Unitas
2). Pluralitas
3). Tolalitas
4). Realitas
5). Negasi
6). Pembatasan
7). Inheren dan Penghidupan (Substansi dan Aksiden)
8). Kausalitas dan Ketergantungan ( Sebab dan Akibat)
9). Pertukaran antara komunitas antara Agen dan Pasien
10). Kemungkinan – kemustahilan
11). Eksistensi dan Noneksistensi
12). Pendelegasian kepentingan
Teori ini terinspirasi dunia ide Plato. Immanuel Kant beranggapan bahwa data inderawi manusia hanya bisa menentukan fenomena saja. Fenomena adalah sesuatu yang tampak, hanya memperlihatkan fisiknya saja.
2). Akal budi (verstand)
Tugas akal budi adalah menyusun dan menghubungkan data-data inderawi, sehingga menghasilkan keputusan-keputusan.
Pengetahuan akal budi baru diperoleh ketika terjadi sintesis antara pengalaman inderawi dengan bentuk-bentuk a priori yang disebut dengan kategori.
Dalam menerapkan kategori-kategori ini, akal budi bekerja sedemikian rupa sehingga kategori-kategori itu hanya cocok dengan data-data yang dikenainya saja.
Melalui kategori, Kant seperti menjelaskan sahnya ilmu pengetahuan alam.
3). Intelek atau rasio (versnunft).
Menurut Kant intelek atau rasio (versnunft) adalah kemampuan asasi (principien) yang menciptakan pengertian-pengertian murni dan mutlak karena rasio memasukkan pengetahuan khusus ke dalam pengetahuan yang bersifat umum.
Tugas intelek adalah menarik kesimpulan dari pernyataan-pernyataan pada tingkat di bawahnya yakni akal budi (verstand) dan tingkat pengalaman inderawi (senneswahnehmung).
Immanuel_Kant menjelaskan, filsafat adalah ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup didalamnya empat persoalan yaitu: Apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika). Apakah yang boleh kita kerjakan? (dijawab oleh agama). Sampai dimanakah pengharapan kita? (dijawab oleh etika).
Etika Kant merupakan suatu teori yang dibuat oleh seorang filsuf Jerman, Immanuel Kant mengenai pendangannya terhadap moral dari suatu tindakan.
Etika Kant merupakan titik balik sejarah perkembangan moral yang didasari pada pencarian kebahagiaan. Kewajiban sebagai dasar moral merupakan konsep utama etika Kant.
Tiga Masalah Utama Filsafat Immanuel Kant
Di dalam filsafat, terdapat tiga masalah utama, yakni : masalah keberadaan termasuk masalah kenyataan, masalah pengetahuan termasuk masalah kebenaran dan masalah nilai.
C. Kesimpulan
Menurut Immanuel Kant, manusia sudah mendapatkan 12 kategori tersebut sejak lahir.
Teori ini terinspirasi dunia ide Plato. Immanuel Kant beranggapan bahwa data inderawi manusia hanya bisa menentukan fenomena saja.
Fenomena adalah sesuatu yang tampak, hanya memperlihatkan fisiknya saja.
Immanuel Kant mengubah wajah filsafat secara radikal dengan titik sentral manusia sebagai subjek berpikir terinspirasi dari Copernican Revolution yakni revolusi pemikiran yang dilakukan Kant dalam mencari sumber pengetahuan pada diri manusia, khususnya mengenai fenomena yang mementingkan kesadaran subjek yang kemudian melahirkan idealisme yang memuncak pada Hegel.
Juga mengenai apriori telah melahirkan sentralitas subjek sebagai penentu kebenaran sebuah pengetahuan.
Demikian materi mengenal tokoh filsafat Immanuel Kant, dan tokoh lainnya (Descartes, David Hume) semoga dapat menambah pemahaman kita, saya sebagai penulis sekaligus belajar dan membaca karya Immanuel Kant, tentu masih banyak karya karyanya.
Salam literasi.
Makassar, 4 Juli 2022.

Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si.
(Dosen Filsafat)

Yaaaa….ketemu lagi bacaan saya saat remaja nih,Pak Dosen.
Karya Imanuel Khan ada banyak dijadikan referensi.
ilmu Imanuel Khan banyak dijadikan referensi