Mengapa istri jarang sakit, tak mudah menjawab pertanyaan satu ini. Yang jelas, Allah SWT menciptakan wanita memiliki kelebihan dan kekurangan. Apabila istri sakit seluruh penghuni rumah merasakan sakit.

Secara kasat mata, istri sakit seisi rumah bakal sakit semua urusan bakal berabe. Kalau dia sakit, rumah tangga sepi. Tak terdengar suara gemuruh di dapur, sumur maupun kasur.

Apapun karirnya, kodrati wanita itu melayani suaminya. Tak terbayangkan semrawutnya rumah apabila istri sakit, suami kalang kabut. Meski, berseliweran kuliner diluar sana, tentu sensasinya berbeda dengan masakan istri.

Sebenarnya bukan istri tidak sakit, cuma dia melupakan sakitnya. Selain itu, kesibukan dalam mengurus suami dan anak-anaknya menjadi obat alami yang ampuh.

Selain meninggal, selama manusia itu masih bernyawa pastilah mempunyai rasa marah, senang, bahagia, menangis, tertawa, sehat maupun sakit. Hanya kecantikan serta sholehahnya seorang istrilah sebagai pembedanya.

Seorang istri, telah mengandung sembilan bulan lamanya. Kemudian tibalah waktu melahirkan, dimana kala itu seorang istri berjihad antara hidup dan mati melahirkan buah hatinya yang tersayang.

Sakit waktu melahirkan, tak dia rasakan. Bahkan bahagia terlihat tatkala dirinya melihat bayi itu lahir dengan utuh dan selamat.

Adakah rasa sakit yang melebihi sakitnya sewaktu istri melahirkan. Jadi, buat para suami, cukup bersabar saja apabila istri marah-marah, disitulah keindahan rumah tangga bermuara.

Tapi ada satu rasa sakit yang paling membuat istri atau ibu sakit luar dalam, yakni ketika dibentak oleh anak yang dia lahirkan sendiri.

(Visited 60 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Subhan Riyadi

Bukan siapa-siapa

One thought on “Mengapa Istri Jarang Sakit?”
  1. Selamat bu. Terima kasih atas tulisan ini. Menyadarkan aku semakin mencintai mamaku. Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.