Oleh : Doni Lukman*
Tentara Nasional Angkatan Darat merupakan bagian dari TNI yang mempunyai tugas pokok menegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah darat NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia di wilayah daratan.
Di dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI AD melakukan pembinaan teritorial/kewilayahan untuk memberdayakan wilayah pertahanan di darat dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan Sishanta, yang bertujuan untuk. : (1) Menciptakan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan negara.
(2) Menyusun seluruh komponen bangsa kedalam organisasi Sishanta.
(3) Membina dan menggunakan potensi nasional untuk kepentingan pertahanan negara.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, TNI AD memiliki Satuan kewilayahan terkecil yaitu Koramil yang merupakan salah satu Pembina Teritorial terdepan dalam suatu wilayah. Dalam melaksanakan tugasnya, Koramil berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.

Setiap Koramil mempunyai personil Babinsa yang merupakan ujung tombak TNI AD dalam melaksanakan pembinaan kewilayahan. Babinsa adalah unsur pelaksana Koramil yang bertugas melaksanakan Pembinaan Teritorial di wilayah pedesaan/kelurahan. Kemampuan Babinsa sangat menentukan keberhasilan Binter di desa/kelurahan di mana dalam melaksanakan tugasnya berkoordinasi dengan terkait di desa binaannya.
Seorang Babinsa dalam menguasai wilayah binaannya juga memiliki kemampuan Intelijen Teritorial, yaitu kemampuan dalam mendeteksi terhadap lingkungannya, sehingga setiap perubahan dan perkembangan situasi wilayah cepat diketahui dan dilaporkan oleh Babinsa kepada Pimpinannya.
Dalam membantu perekonomian dan penanggulangan bencana, peran Babinsa sangat nyata. Hal tersebut dapat dilihat dari kiprah seorang Babinsa dalam membantu program pertanian dan jika ada bencana alam Babinsa selalu tampil paling depan.
Selain itu, Babinsa juga mendorong masyarakat dalam melaksanakan kerja bhakti untuk meningkatkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat dan juga mengajak masyarakat untuk menjaga Siskamling.
Dari aspek strategis dan kemampuan menangkal musuh atau lawan, peran Babinsa lebih baik daripada perangkat lainnya. Oleh karena itu, diharapkan agar para Babinsa dilengkapi dengan senjata yang memadai.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa Peran Babinsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sangatlah besar. Pada tempatnyalah seluruh komponen bangsa yang lain agar memahami dan menghargai tugas seorang Babinsa. Lebih dari itu diharapkan kepada pemerintah agar memberikan kesejahteraan yang lebih kepada para Babinsa.
*Kapten (Purn) dan pencinta literasi di Minangkabau
