Relasi Batin Tanpa Syarat Tanpa Limit
Sekali "pedang pena" terhunus, pantang mundur setapak pun ke belakang demi kehidupan lebih beradab. Begitulah relasi batinku dengan RIM tanpa syarat tanpa limit.
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Sekali "pedang pena" terhunus, pantang mundur setapak pun ke belakang demi kehidupan lebih beradab. Begitulah relasi batinku dengan RIM tanpa syarat tanpa limit.