Poder Domin
Domin oh domin… O isin no klamar laiha O mosu mai iha ami nia imajinasaun Husi imajinasaun tama ba fuan Halo fuan sira funa-funan hodi konek ba malu
Cinta Pertamaku
Ketika terbangun pagi Ku memandang cahaya pagi Seolah kau hadir bersamaan Dengan cahaya di pagi hari Jika kamu hadir selalu...
Susesu ba O KPKers
KPKers, klibur hakerek nain kreativu Timles. Husi o mak ami aprende oinsa atu hakerek. Liu husi livru mata dalan Xave Susesu ou ”Kunci Sukses”.
Eksistensi ‘Topeng Monyet’ Menjemput Urusan Perut Patut Diacungi Jempol
Topeng monyet merupakan hiburan tersendiri di era tahun 80-an. Sering kali kita mendengar kata “sarimin pergi ke pasar” yang dilantunkan sang pawang atau pemilik. Kata-kata tersebut mengingatkan kita akan sebuah…
Pengalaman Pribadi Seorang Guru
Guru itu seperti “Si Pungguk yang merindukan bulan”. Setiap hari dalam hidupnya dia selalu berfantasi untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.
Mengenal Tokoh Pemikir Sosiologi Hukum : Roscoe Pound
hukum sebagai alat rekayasa sosial (Law as a tool of social engineering and social controle) yang bertujuan menciptakan harmoni dan keserasian agar secara optimal dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan manusia…
Suplemen Mata Kuliah SOSIOLOGI HUKUM
Sosiologi Hukum Sosiologi hukum pada hakekatnya dua istilah ilmu yang menjadi satu, yakni kata “Sosiologi” yang memiliki arti ilmu pengetahuan tentang masyarakat dan “Hukum” yang bermakna aturan yang terjadi karenanya…
Shadow Beauty: Dramaturgi Dalam Ber-Sosial Media
Isnaeni Nursukmawati (Mahasiswa Sosiologi Fisip Unhas) Demam drama Korea (Drakor) memang tidak ada habisnya. Hampir setiap bulannya ada saja judul drakor terbaru yang siap membanjiri berbagai platform layanan video dan…
Menemukan Resep Ampuh Menulis di KBRI Dili Timor Leste
Menurutnya, kesalahan pertama yang dilakukan para penulis pemula adalah tidak mampu memisahkan dirinya kapan menjadi "penulis" kapan menjadi "editor".
Teruntuk Leader Kharismatik Kay Rala Xanana Gusmão
Dari situ, kami baru menyadari kami bahwa negara ini membutuhkan generasi penerus seperti yang diajarkan oleh Bapak Xanana. Kita harus merasa memiliki, bukan menjadi generasi yang menonton lalu selfie.
