Catatan Hati Gusnawati Lukman

Hariku ceria. Hatiku gembira. Pagi- pagi kubuka pintu rumah. Angin sepoi-sepoi langsung menerpa wajah mungilku. Sejuk, merasuk ke pori-pori sukma, bergetar mensyukuri nikmat hari ini. Burung-burung pun bernyanyi merdu seakan turut merasakan bahagiaku.

Hari ini adalah hari yang paling istimewa. Waktunya bertemu rupa dengan sahabat-sahabat mayaku. Sahabat satu rasa, satu jiwa, satu hati. Sahabat terhebat yang baru aku miliki sepanjang hidupku. Meskipun terpisah oleh jarak, sahabat akan selalu melekat dalam hatiku. Membuat hari-hariku begitu bermakna. Jiwa selalu bergolak, bergairah , merindu pertemuan raga. Hal terhebat tentang seorang sahabat adalah mereka membawa energi baru dalam jiwaku. Membaca bait demi bait, dari goresan pena sahabat-sahabatku membuat aku penasaran , adrenalinku terpacu untuk lebih menggali potensi diriku, kreativitas yang selama ini membeku, akhirnya mulai mencair kembali. Aku ingin setiap langkahku menjadi bermakna untuk hidup dan kehidupan. Aku ingin menjadi pendidik yang luar biasa, yang tidak hanya mengajar, tapi juga menginspirasi .

Energi positif selalu mengalir, saling mendorong untuk berkarya dan melahirkan ide-ide atau gagasan yang luar biasa. Tidak ada yang hebat, yang saling merasa diri di atas yang lain. Semua sama kedudukannya sebagai seorang pembelajar. Semua harus muncul di permukaan untuk mewujudkan mimpi-mimpi dan harapan-harapan besar dalam hidup dan kehidupan. Satu diantara kualitas paling indah dari persahabatan sejati adalah saling memahami dan dipahami. Sahabat sejati bukanlah mereka yang memiliki persamaan, tapi mereka yang memiliki pengertian terhadap setiap perbedaan. Besar dan berkembang bersama dalam perbedaan. Persahabatan itu bagaikan dua mata, jika yang satu terpejam, maka yang satunya juga terpejam. Jika yang satunya menitikkan air mata, begitu pula yang satunya. Sahabat itu menjadikanmu pegangan, bukan pijakan. Pesan itu diwanti-wanti oleh Mentor Kami, Bang Ruslan Ismail Mage, Sang inspirator dan motivator handal yang setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya seperti magnet yang melekat sampai lubuk terdalam.

Persahabatan merupakan hal yang baik dan sangat perlu. Manusia tidak bisa hidup sendirian karena sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan seseorang untuk berbagi suka dan duka. Manusia memiliki sifat dasar membutuhkan orang lain, karena setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan kelebihan dan kekurangan, manusia bisa saling melengkapi satu dengan lainnya. Secara umum, hanya orang-orang dengan usia, karakter, mentalitas dan latar belakang yang sama yang dapat saling memahami dirinya dan masalahnya. Manusia membutuhkan teman atau sahabat untuk mendapatkan dukungan dan saling berbagi. Persahabatan menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan, afeksi dan perasaan. Banyak teman, banyak tempat berbagi.Teman atau sahabat adalah elemen penting yang dapat menjaga mental kita tetap sehat.

Sahabat- sahabatku selalu punya sesuatu yang unik yang membuat aku bisa tertawa bebas, lepas membuang semua masalah yang terkadang membebani. Aku sekarang merasa memiliki arti lagi. Percaya pada diri sendiri dan siap berkembang menjadi seorang pemilik ide-ide besar, dan mengeksekusinya menjadi sebuah konstruksi besar di lautan kehidupan yang lebih bermakna. Aku ingin terbang meraih mimpi-mimpi besar bersama anak-anakku pewaris masa depan. Dan aku tahu banyak tangan yang melambai dan menantiku di universitas kehidupan. Kehadiran seorang sahabat membuatku tetap membumi dan selalu berpikiran jernih dalam menghadapi setiap masalah.

Dikutip dari sehatq.com, dan ternyata kehadiran sahabat itu sangat berpengaruh dan bermanfaat pada kesehatan mental kita, antara lain menghadirkan rasa saling memiliki, meningkatkan kepercayaan diri, mengurangi stres dan mencegah depresi, membantu melewati masa-masa sulit serta menjalani pola hidup sehat.

Kalau ada yang bertanya padaku, apakah arti seorang sahabat? Aku pasti akan langsung menjawab bahwa mereka adalah orang yang bersamaku dalam suka dan duka dan tidak akan meninggalkanku dalam situasi apapun. Besar dan berkembang bersama dalam perbedaan. Mereka adalah orang yang memberikan keindahan dalam hidupku. Membuatku tertawa lepas, bebas, terbang menggapai mimpi-mimpi indah. Tidak memaksakan pendapat dan kehendaknya,selalu menghargai perbedaan yang muncul. Selalu memberikan kejutan-kejutan manis yang akan berkesan selamanya.

Dan apakah anda tahu bahwa semua itu sudah aku dapatkan hari ini, di tempat istimewa ini. Aku bertatap muka dengan mereka yang hanya ada dalam imajinasiku. Rindu kalian. Kapan waktu berpihak pada kita, bertemu dan berdekap raga? Nangis… Kangen…..

Catatan hati hari ini saat Halal Bihalal Virtual Bengkel Narasi.

Watansoppeng, 22 Mei 2021

(Visited 379 times, 1 visits today)
4 thoughts on “Sahabat Satu Rasa, Satu Hati”
  1. Selalu menyenangkan bertemu dengan teman yang seide, sepaham, seperjuangan dan sehobbi..

  2. Terima Kasih…sahabat…, semoga kita semua ..berusaha jadi seorang..Pembelajar.., dan selalu menyebarkan Kebaikan……, salam dari sahabat..di Depok

    1. Salam Sahabat Literasi… Sahabat yang besar dan berkembang dalam perbedaan…… ✍️✍️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.