Pagi menjangkau pukul 06.57 wita saat kakiku mengijak pelataran alun-alun kebanggaan masyarakat Takalar, Lapangan Makkatang Daeng Sibali. Mentari sedari tadi sudah mencumbu buliran embun di ujung rerumputan sebagian besar area lapangan, sebagian lagi masih terlindung bayangan atap tribun utama si sisi timur.
Jogging track sepanjang 480 meter dengan luas sekira 3 meter yang mengitari lapangan, telah sesak dengan warga yang datang, ada yang berjalan ringan, ada yang berlari, ada juga yang sekadar mencari spot berswafoto, bahkan ada yang menyempatkan diri bergoyang mengikuti musik dari gawai sambil merekam diri untuk di unggah ke tik tok.
Ada ratusan warga yang berputar, selain di jogging track, mereka yang lebih serius berolahraga memilih berlari atau bersepeda melintas di jalan raya yang mengitari area alun-alun. Sementara aku, memilih berjalan cepat di dalam area lapangan sepak bola, tanpa alas kaki, untuk merasai sensasi butir-butir embun yang perlahan manguap tersaput sinar mentari.
Selain untuk memanjakan kaki, pula untuk memuaskan paru-paru dengan asupan oksigen yang bisa kuhirup dalam-dalam tanpa halangan masker. Memang tak ada yang memilih berjalan atau berlari di lapangan, mungkin takut kotor. Aku bebas melepas maker karena jarak putaranku dengan jogging track yang sesak itu, sekira 10 meter lebih. Sebuah anugrah pagi yang luar biasa.
Dengan bantuan aplikasi pedometer di gawai, tercatat aku berjalan selama 53 menit, memungkas 6455 langkah, melipat 4,32 kilometer, dan membakar kalori sebesar 196,9 kcal. Lumayan, membuat badan mandi keringat dan cahaya pagi yang hangat. Jumlah capaian yang menjadi rata-rata capaian harianku. Baik berjalan langsung, atau memanfaatkan fasilitas threadmill apabila hujan menyapa pagi.
Setelah merasa cukup, aku memilih melipir ke tribun selatan, melakukan peregangan. Aku memilih sebelah selatan sebab di sini terpapar sinar, sementara tribun di sisi Utara dan tribun utama di sisi timur, terlindung. Lapangan ini tak memiliki tribun di sebelah barat, entah apa alasannya. Mungkin karena di sisi barat selalu digunakan untuk menjadi tempat imam dan khatib bila salat Ied digelar di lapangan ini saban tahun.
Sambil meregangkan otot, jemariku lincah berselancar di papan ketik gawai lawasku, mencatatkan serpih refleksi yang melintas bak kilat di ingatanku. Semua kulakukan karena khawatir lintasan pengetahuan serupa cahaya penerang bagi gelapnya kebodohan itu, menguap entah kemana, meninggalkanku tanpa jejak dalam belukar kepandiran. Bukankah menulis juga adalah sunnah yang agung?
Syahdan rasul mulia, Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, pernah bersabda
قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ
Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya
Faktanya, lebih banyak yang hanya datang untuk berjumpa dengan kawan, bersua dengan sahabat, atau hanya demi kebutuhan live di laman facebook, intagram, bahkan tik tok. Emak-emak paruh baya, sibuk mematut-matut diri di tribun utara untuk menemukan pose yang pas di depan kamera gawai yang dibidik oleh sekondannya. Dengarlah percakapannya:
Bahwa remaja tanggung, harus bisa ‘menyet’ sebagai bentuk pembuktian eksistensial di hadapan generasinya. Emak-emak tanggung menunjukkan bahwa mereka juga rajin jogging pada group WA arisan kompleksnya, pun bapak-bapak bangkotan menunjukkan bahwa mereka bisa bertahan di tengah kondisi kesehatan yang rentan.
الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ
Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya, Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Muhammad Kasman, Pengasuh blog MakassarBuku

Salam kenal ya Dek Kasman.
Betapa damai dan tenteram lokasimu. Sukaaaa!
Semoga suatu saat saya dapat terbang ke situ.
Salam literasi.
Salam kenal Manini.
Iya, semoga bisa jumpa. Saya sudah menyukai tulisan Manini sejak mahasiswa di akhir tahun 90an. Saya menjumpainya di majalah Annida, hehehe…
Semoga sehat selalu dan tak lelah berbagi semangat menulis.
Terima kasih ya sudah mengapresiasi karya saya. Bagus sekali Dek Kasman menguntai budaya lokal. Saya pun masih menulis di majalah Mangle, majalah Sunda satu-satunya sedunia hehehe