Oleh : Imam Abdullah El-Rashied
Jarak, menumbuhkan rindu, menyuburkan rintik sendu, di tengah rimbunnya hutan do’a nan syahdu.
Waktu, memenjarakan segenap resah, mendekap hati yang kian lelah, penantian yang membuat gundah.
Asa, bongkahan kenangan yang terlupa, jejak kisah dan luka-luka, serta harapan-harapan yang tertunda.
Cita, sisa-sisa kantuk semalam suntuk, jarak yang sukar dibujuk, dan hati yang kian ambruk.
Rasa, keyakinan tentang perjumpaan, penantian dan kesabaran, serta harapan yang menunggu pengkabulan.
Peternak Rindu
Tarim-Mukalla, 2-3 Oktober 2021.
(Setengah dari aksara ini ditulis di Tarim dan setengahnya lagi di Mukalla).
(Visited 41 times, 1 visits today)
