By Andi Satia

Jiwaku terasa sepi,
Hanya ada kesunyian dan kesedihan dibalut rasa rindu.
Merongrong jiwa yg lagi sepi,
Kutitip hayalku lewat desiran angin malam.

Kucoba untuk menanti bayang-bayangmu
Lewat rembulan di malam hari,
Namun kau tak kunjung menghampiriku.
Kurindu hangatnya belaianmu.

Wahai ayah dan bunda,
Kurindu engkau di setiap langkahku,
Engkau yang telah pergi untuk selamanya.

Engkau laksana embun di pagi hari,
Dapat memberi penyejuk di kala hati terselimuti duka.
Engkau akan kukenang di sepanjang hidupku.

Engkau telah hilang di telan sunyi,
Berganti dengan lara nestapa.
Jiwaku berganti pilu,
Semoga tak menjadi kidung sepi.

Wahai semilir angin, penyelimut larutnya malam
Kutitip rinduku lewat hembusan kabut.
Kini kuterperangkap di kesunyian malam,
Tuk menyambut sang pagi

Tuhan, ! Hadirkan setitik cahaya terang
Penyejuk hati yg lagi terselimuti duka
Agar hati ini merasa tenang.
Semoga hari esok hati jadi damai

(Visited 352 times, 1 visits today)
7 thoughts on “Titip Rindu Buat Ayah Bunda”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.