Pattingaloang

Judul : Karaeng Pattingalloang

Penulis : Zainuddin Tika dan M. Ridwan Syam

Penerbit : Pustaka Refleksi

Tempat terbit : Makassar

Tahun terbit : 2007

Jumlah halaman : ix + 87

ISBN : 979-3570-52-0

Karaeng Pattingalloang adalah sosok negarawan dan cendekiawan dari kerajaan Gowa yang hidup pada abad ke 16 silam. Beliau adalah mangkubumi kerajaan Gowa pada masa Raja Sultan Malikussaid Raja ke-15 Gowa berkuasa. Selain sebagai Mangkubumi, beliau juga seorang Raja yaitu Raja Tallo. Pada masa itu, kerajaan Gowa mencapai puncak masa masa kejayaannya, karena berhasil menguasai banyak kerajaan kerajaan lain di Nusantara. Pada masa itu, didalam istana kerajaan Gowa, juga berkembang ilmu pengetahuan dari barat berkat Karaeng Pattingalloang. Beliau menguasai bahasa Inggris dengan baik, juga bahasa asing lainnya seperti Portugis, Arab, Belanda dan China.

Buku ini adalah kisah hidup cendekiawan asal Gowa Karaeng Pattingalloang. Kisah hidup namun tidak perlu dibaca secara berurutan, karena setiap poin pembahasan adalah topik tersendiri yang bisa dibaca tanpa perlu membaca bagian sebelumnya.

Pengantar Penerbit dan Pengantar Penulis merupakan 2 pembahasan awal pada buku ini. Selanjutnya, susunan bagian dari buku ini adalah sebagai berikut :

1.      Asal Usul Karaeng Pattingalloang

2.      Gowa sebelum Karaeng Pattingalloang

3.      Gowa dimasa Karaeng Pattingalloang

4.      Karaeng Pattingalloang, Islam atau Katolik?

5.      Hubungan Luar Negeri

6.      Haus Dengan llmu Barat

7.      Kuasai Beberapa Bahasa Asing

8.      Pesan pesan Karaeng Pattingalloang

9.      Falsafah Anrong Jangang

10.  Pelaki Tallua Passala

11. Pembagian Waktu seorang Pemimpin

12.  Kongtu Tojeng

13.  Wejangan Karaeng Pattingalloan

14.  Pesan pesan Daeng Palallo Karaeng Bontorita

15.  Karaeng Tumapa’risi Kallonna

Bagian akhir buku ini memuat Daftar Pustaka dan biografi ringkas penulis buku.

Koleksi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.

(Visited 385 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Suharman Musa

Suharman Musa, seorang Pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.