La Sinrang

Judul : Biografi Pahlawan La Sinrang Bakka Lolona Sawitto

Penulis : Tim Aksara

Penerbit : CV. Aksara

Tempat Terbit : Makassar

Tahun terbit : –

Jumlah Halaman : iv + 64

ISBN : –

La Sinrang adalah salah seorang tokoh pejuang Bugis asal Addatuang Sawitto (kerajaan Sawitto atau wilayah Pinrang sekarang ini) yang berjuang melawan penjajahan Belanda pada abad ke-19 sampai awal abad ke-20. Namanya sangat terkenal di Sulawesi Selatan dan diabadikan pada nama nama jalan, gedung, atau nama fasilitas umum lainnya diberbagai kota dan kabupaten. Beliau sangat gigih melakukan perlawanan terhadap pemerintahan kolonial Belanda meskipun akhirnya dapat ditangkap dan diasingkan ke Banyumas selama beberapa tahun. La Sinrang menjalani sisa hidupnya di pengasingan di pulau Jawa, dan karena usia tuanya, akhirnya pihak Belanda mengembalikannya ke Sawitto dan beliau meninggal dinegerinya sendiri tidak lama setelah kembali.

Buku ini adalah ringkasan kisah hidup La Sinrang Bakka Lolona Sawitto, terutama perjuangannya melawan penjajah Belanda. Terdiri dari 3 bab, dan diawali dengan bab pertama tentang perlawanan  La Sinrang terhadap Belanda. Bab ini dibagi lagi menjadi 3 sub bagian  yaitu faktor politik, faktor ekonomi, dan faktor sosial budaya. Pembahasan pokok disini tentang keadaan kerajaan Sawitto pada abad ke-19 yang akhirnya memicu terjadinya kebangkitan melawan penjajahan Belanda. Juga dibahas tentang Perjanjian Bungaya yang telah diperbarui namu tetap dianggap merugikan rakyat di Sulawesi selatan.

Pada Bab kedua pembahasan utamanya adalah perjuangan La Sinrang melawan Belanda. Bab ini juga terbagi 3 sub bagian yaitu awal perlawanan, sistem perlawanan dan puncak perlawanan La Sinrang. Pemerintahan kolonial Belanda ingin lebih memperluas wilayah kekuasaanya di daerah Sulawesi Selatan, sehingga  berbagai aturan dibuat untuk itu. Belanda ingin lebih mengauasai daerah daerah di Sulawesi Selatan, bukan hanya pemerintahannya tetapi juga ekonominya dan politiknya. Pada bagian ini juga dibahas strategi yang digunakan oleh La Sinrang dalam perang melawan penjajah.

Bagian terakhir atau bab ketiga adalah siasat Belanda dalam melumpuhkan perlawanan La Sinrang. Berbagai macam siasat dan strategi yang dilancarkan Belanda dalam rangka menaklukkan kerajaan Sawitto dibawah pimpinan La Sinrang. Diantara siasat itu adalah meningkatkan operasi operasi militernya di berbagai daerah. Selain itu Belanda juga menyebarkan maklumat tentang usaha penangkapan La Sinrang, hidup atau mati. Pemerintah Belanda juga melancarkan politik adu domba atau politik pecah belah diantara aristokrat kerajaan Sawitto dan komandan pasukan La Sinrang. Kemudian pada sub bagian yang lain dibahas tentang pembuangan atau pengasingan La Sinrang ke pulau Jawa, dan setelah beberapa tahun lamanya dalam pengasingan, La Sinrang akhirnya dibawah kembali ke Saitto (Pinrang) sampai akhirnya wafat di negerinya sendiri.

Buku ini sangat cocok dijadikan bahan rujukan untuk penulisan sejarah perjuangan bangsa khususnya Sulawesi Selatan dan Pinrang (Sawitto).

Koleksi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan. 

(Visited 981 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Suharman Musa

Suharman Musa, seorang Pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.