Oleh: Juharman Muliadi

Jika aku harus menulis sajak untukmu, maka kuingin katakan engkau adalah wanita yang tak habis aku puji keindahanmu.

Jika puncak gunung menjadi tempat yang nyaman untukku mangaduh, maka hatimu adalah tempat yang istimewa untukku berlabuh.

Ajari aku untuk mengeja namamu hingga setiap ucapanku terdengar manis di telingamu.

Ajari aku untuk mengenal tuhanmu agar aku tahu cara memperlakukanmu.

Ajari aku mencintai tanpa mengharapkan imbalan karena ku tau engkau mampu melakukan itu.

Bekal yang kupunya tak sebanyak yang kau kira. Namun, niatku menjadikanmu teman hidup membuatnya cukup dan melimpah.

Tetaplah anggun seperti itu hingga membuatku lupa tentang cinta.

Nafsu tak akan mengotori lukisan indahmu.

Karena cinta yang baik

Tak akan menyesatkanmu

Aku bukan orang baik

Tapi cintaku tak akan menyesatkanmu.

(Visited 51 times, 1 visits today)
One thought on “Satu Nama”
  1. Ajari dia untuk mengenal hatimu , agar dia dapat bersemayang di relung jiwamu.
    Ajari dia melukis namamu di pelangi hatinya
    Agar dentuman hatinya berdetak setiap saat
    hanya untukmu seorang .
    Semoga impian dan harapan dapat bertahta di pelaminan hatinya 🙏🤲🤲

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: