Oleh Besse Risma
Dulu, di antara riuhnya gelombang Radio Suara Beringin Indah (RSBI) 918 MHz, kami bukan sekadar pendengar, kami adalah cerita yang saling menemukan. Dalam suara yang tak berwajah, kami berbagi tawa, canda, bahkan rasa yang tumbuh diam-diam menjadi cinta.Di sanalah persahabatan bersemi, hangat dan tulus, melampaui batas jarak dan waktu. Ada yang sekadar singgah, ada yang menetap dalam kenangan, bahkan ada yang melangkah lebih jauh hingga mengikat janji dalam rumah tangga.
Waktu pun berjalan, perlahan meredupkan suara-suara yang dulu begitu akrab di telinga. Radio yang menjadi saksi kebersamaan kami seakan menghilang, membawa serta jejak komunikasi yang dulu begitu hidup. Kami pun terserak, ada yang merantau mengejar mimpi, ada yang tetap setia di kampung halaman, masing-masing tenggelam dalam kesibukan dan peran kehidupan.
Namun, semesta ternyata tak pernah benar-benar memisahkan hati yang pernah saling terhubung. Di era yang serba digital ini, ketika teknologi menjembatani jarak yang dulu terasa tak tergapai, kami kembali dipertemukan. Lewat grup WhatsApp dan Facebook, nama-nama lama muncul kembali, menyapa dengan hangat, seolah waktu tak pernah berlalu.
Saat ini, Kami sadar yang berubah hanyalah usia dan rupa. Rambut mungkin mulai memutih, wajah tak lagi sama, tetapi tawa itu… canda itu… bahkan sifat dan karakter yang dulu kami kenal, tetap hidup dan tak tergantikan.
Ada rasa haru yang tak bisa dijelaskan, ketika kenangan lama kembali mengalir dalam percakapan sederhana. Seakan masa muda yang penuh warna itu hadir kembali, mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang waktu yang telah lewat, tetapi tentang ikatan yang tetap bertahan.
Kini kami tahu, bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh jarak, tak pudar oleh waktu. Ia hanya menunggu saat yang tepat untuk kembali bersuara mengingatkan bahwa kita pernah, dan akan selalu menjadi bagian dari cerita indah satu sama lain.
*BNsiana Kolaka Utara
*Fans Fanatik RSBI Salobulo
