Oleh : Andi Satia

Sore yang indah dibalut nuansa mega putih, kami berdua sedang menikmati indahnya suasana pantai yang begitu tenang. Percikan riak-riak ombak kecil seakan mengajak kami bercanda, berbagi cerita, untuk memahami bahasa hatinya. Membuat kami berdua semakin terpesona dengan keindahan panoramanya.

Pantai yang menjanjikan kedamaian hati. Tempat wisata yang pas untuk merefresh jiwa, serta melepas penat di hati. Kami berdua asyik dengan pikiran masing masing, dan tanpa sadar kami dijepret manja dengan gaya cuek. Saya terinspirasi untuk membuat satu narasi yang menarik tentang keindahan dan keelokan wisata Jembatan Pelangi.

Berada di tepian pantai dermaga pelangi cinta, membawa suasana hati jadi adem, ada kedamaian menelusuri relung jiwa terpatri lewat sentuhan angin sepoi, membuat kami berdua semakin enggan untuk beranjak dari tempat tersebut. Sejenak kami dapat melupakan segala beban di hati. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, senja pun bergeser beranjak memasuki sang malam.

Rembulan mulai menampakkan aura keindahannya, terpancar di bumi persada bersinar terang hadir di antara kilauan bintang-bintang. Seperti itu pula kehidupan kami yang selalu bersinar terang di antara kilauan bintang-bintang. Selalu setia pada satu tujuan yang pasti, yaitu merengkuh kebahagiaan lewat peraduan cinta.

Kini untuk yang kedua kalinya kembali terinspirasi lewat pesona wisata Jembatan Pelangi, di mana tulisan perdanaku yang berjudul terobsesi bersamamu adalah hasil inspirasi dari tempat yang sama di Jembatan Pelangi bersama teman temanku. Kali ini aku kembali menyulam cerita indah di pelataran dermaga cinta Jembatan Pelangi bersama sahabat sehati yang kami terapkan dalam manajemen satu rasa.

Pesona dermaga cinta Jembatan Pelangi, hadir merengkuh hati semua orang. Dapat memberikan kenyamanan pada setiap pengunjung, menebar keindahan, keteduhan, dan kesejukan lewat sentuhan lembut lambaian daun nyiur di pantai yang semakin menambah keterpikatan para pengunjung, dan dapat menyempurnakan hidup lewat ikatan cinta yang sangat murni.

Momen yang pas terukir indah di pelangi cinta, terpatri kuat di dasar kalbu, dalam bingkai cerita yang indah untuk selalu dikenang dan berbuah rindu yang tiada akhir. Momen indah ini tepatnya Senin 24- Oktober 2022 lalu.

Inilah cerita indah di pelataran dermaga cinta Jembatan Pelangi. Aku berharap kenangan indah ini bisa kami rajut kembali.

Kolaka Utara, 1 November 2022

(Visited 5,454 times, 1 visits today)
4 thoughts on “Menyulam Cerita Indah di Pelataran Dermaga Cinta Jembatan Pelangi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.