Oleh : Andi Satia
Desa tempat aku berdomisili mempunyai nama yang sangat unik, berbeda dari sekian banyak nama desa yang ada di Kolaka Utara, yaitu desa Ainani Tajriyani, dan sebagaimana kita ketahui bersama di surat Ar Rahman ayat lima puluh yang berbunyi Fihima Ainani Tajriyani yang artinya dua mata air mengalir.
Ada beberapa orang yang pernah mempertanyakan nama desa kami yang unik dan tidak seperti nama desa lainnya yaitu nama Tolaki. Mengapa memakai nama Ainani Tajriyani? Sedikit saya ulas di sini kisah tentang orang yang memberi nama desa tersebut. Dia adalah almarhum mantan ketua Majelis Ulama Sulawesi Selatan, yaitu Anre Gurutta KH.Junaid Sulaiman. Beliau yang pertama kali membangun desa Ainani Tajriyani dulu pernah bermukim di sini waktu zaman gerilya.
Beliau sempat bergabung dengan DI/TI Kahar Musakkar sekitar tahun 1951, masuk hutan dan beliau menjabat sebagai Mentri kehakiman. KH Junaid Sulaiman bisa disebut sebagai ulama yang berbeda dari kebanyakan ulama, yang lebih fokus dengan urusan keagamaan. Bagi beliau, Islam harus dijadikan sebagai satu paradigma dalam masyarakat, untuk memajukan seluruh kehidupan Islam secarah kaffah.
Karena itulah beliau membentuk yayasan Syiar Islam, yang misinya tidak hanya bergerak dibidang keagamaan, tetapi juga di bidang-bidang lainnya, seperti ekonomi, kesehatan, dan lain-lain. Bila ingin mengetahui lebih lanjut kisah tentang KH.Junaid Sulaiman, cari di jejak ulama Sulawesi Selatan. Beliau yang memberi nama desa Ainani Tajriyani.
Itulah nama desa tempat aku bermukim, tepatnya jantung kota desa Ainani Tajriyani dikelilingi dua mata air yang mengalir bertemu di muara Lalobuli. Sungai Ainani Tajriyani airnya sangat jernih dan dingin, tepatnya berada di hamparan kaki bukit. Alam yang begitu bersahabat seakan mengajak kita bercengkrama. Lewat lambaian dedaunan yang diterpa angin sepoi, dari daun pohon kayu yang berdiri kokoh di sekitar bendungan.
Benar-benar pemandangan yang sangat memikat hati. Tempat permandian yang diselimuti kesejukan,
menjanjikan sejuta pesona keindahan. Berada di tempat tersebut segala beban di hati akan teratasi dengan sendirinya, dan lupa akan waktu bila sedang berendam di dalam air, badan akan terasa terhipnotis hingga enggan untuk beranjak.
Bendungan Ainani Tajriyani aku namai bendungan cinta, karena dia menebarkan cinta kasihnya di sepanjang waktu pada orang-orang yang berkunjung. Lewat aliran airnya yang jernih dan sejuk, bendungan cinta tidak pernah sepi dari pengunjung mulai pagi sampai sore. Siapa pun yang pernah berkunjung di bendungan cinta, pasti akan selalu merindukannya. Ada daya tarik dan pesona tersendiri yang dimiliki oleh bendungan cinta tersebut.
Aura keindahannya terpancar dari gemercik air yang seakan mendendangkan lagu kedamaian di hati para pengunjung, diselingi dengan kicauan burung yang merdu, membuat kita enggan untuk beranjak dari tempat tersebut. Itulah keindahan dan kesejukan bendungan cinta desa Ainani Tajriyani.
Kolaka Utara, 25 November 2022

Ainani 2 mata air yg mengalir jernih ,sejuk dan tdk pernah beruba warna atau banjir .
Salam sehat selalu pg bunda I love sungaiku
Sejarah dan namanya memang unik. Goodluck puang bunda cantikk ❤️
Masya Allah 😇😇salam literasi👌😘
keren bnget puang bunda, terus berkarya yah puang.
Masya Allah…. Sungguh luar biasa sejarahx👍👍
Mantap bunda Kk’, tetaplah berkarya….. Salam 😍🙏
Waoo Keren…
Aenani Tajeriani bukan 2 air mata yang mengalir..
tapi 2 mata air yang mengalir yang tidak akan pernah redup sampai sekarang sebagai sumber kehidupan sekaligus sahabat memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar maupun desa tetangga..
Semoga sungai ini akan selalu terjaga natural orginalnya dan tetap terawat aamiin..🙏🙏
Waaoo keren pg..
Aenani tajriyani bukan 2 air mata yang mengalir…tapi 2 mata air yang mengalir yang tidak akan pernah redup sampai sekarang sebagai sumber kehidupan sekaligus sahabat yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar maupun desa tetangga..
Semoga sungai ini akan tetap terjaga dan terawat natural orginalnya aamiin..
Mantap Puang Tia.
Teruslah berkarya👍👍
Nama yg luar biasa. Dua mata air yg mengalir bisa di maknai dua perbedaan yg saling menyatu. Sangat indah tempatnya dan sejarahnya puang. Semoga mata air tersebut mampu memberikan banyak kebahagiaan pada penduduk sekitar dan yg menyambangi nya. Aamiin 🌹❤