Oleh: Elvira Pereira Ximenes

Jiwaku berbahagia mencarimu dalam keheningan
Aku bersujud di hadapanmu
Walau ada di antara para murid
Jiwaku tetap berseru

Aku mengawas
Sambil menikmati suasana perang otak dalam kelas
Saat yang sama aku mencari wajahMu
Adakah Engkau hadir di sini?

KepadaMu aku bersyukur
Engkau masih memberi aku napas kehidupan
Aku sungguh berbahagia
Kau beri aku kesempatan satu detik lagi

Bapak, aku ingin mengadu padaMu
Tentang dunia ini
Begitu menakjubkan
Engkau begitu baik padaku dan dunia

Kau izinkan aku mengalami segalanya
Lewat kehadiran sesamaku
Aku mengenal dunia
Demi keutuhanku

Kau hadir lewat orang tuaku juga atasanku
Menerima aku apa adanya saat ini
Kau titipkan kepadaku
Murid-murid pilihanMu kepadaku

Kau Guru Ilahiku
Ajari aku meneladaniMu
Utuslah RohMu kepadaku
Kiranya aku mengikuti caraMu

Aku hanyalah setitik debu
Berada di bawah telapak kakiMu nan Kudus
Namun Engkau begitu bermurah hati kepadaku
CintaMu jauh lebih besar dari ukuranku

Apalah artinya diriku
Begitu besar kasihMu padaku
Kau izinkan aku berada di antara para seminaris
Oh begitu murah hati Engkau padaku

Engkau mengangkat aku dari lumpur dosa
Engkau meluputkan aku dari kerapuhan
Engkau begitu berbelas kasih padaku
Tanpa memperhitungkan kekuranganku dan kelemahanku

Jadikan aku lilin
Menerangi dalam kegelapan
Jadikan aku garam sebagai penyedap rasa
Dalam dunia pendidikan.

*Penulis adalah guru dan pegiat literasi Timor Leste

(Visited 47 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Elvira P. Ximenes

Elemen KPKers Dili TL, telah menyumbangkan puluhan tulisan berupa, artikel, cerpen, dan puisi ke BN, dengan motonya, "Mengukir makna dalam setiap kalimat, menghidupkan dunia dalam setiap paragraf", pingin jadi penulis mengikuti jejak para penulis senior lainnya di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.