Sebelum atap rumah kami roboh yang mengancam keselamatan jiwa penghuninya, sebagai pemilik rumah tua yang berlokasi di Perumahan BPS Sulawesi Selatan, melakukan pembedahan rumah, khususnya bagian dapur, atap dan plafon.

Pasalnya rumah tua ini sudah 26 tahun sama sekali belum pernah dipoles oleh tangan-tangan ahli pertukangan alias dibedah, sehingga atap dan temboknya merapuh dimakan usia. Ditambah tingginya intensitas hujan hingga bulan April 2023, membuat kami cemas.

Akhirnya kami memutuskan merombak total atap beserta plapon berbahan kayu, diganti baja ringan. Bagian belakang dibikin panggung berangka baja ringan untuk menyelematkan nyawa beserta barang-barang berharga dari ancaman banjir musiman ini.

Sebagai kepala rumah tangga, saya merasa was-was dan khawatir apabila datang musim penghujan, selain musibah banjir atap rumah bocor-bocor kerembesan air hujan, hingga menembus tembok rumah, dimana kondisi temboknya pun rapuh termakan usia.

Pasalnya sejak dibeli tahun 2005 bangunan rumah berukuran 6×14 ini memang sudah rapuh, bangunan yang berdiri pada tahun 1996 itu sama sekali belum pernah direnovasi, sehingga apabila turun musim penghujan selalu terendam banjir, atap rumahpun sudah rapuh, apabila tidak segera direnovasi bisa-bisa mengancam keselamatan jiwa penghuni di dalamnya.

Terlebih kerangka atap yang sudah rapuh, atap bocor dan merusak seluruh isi perabot rumah. Pengalaman menyedihkan ini selalu kami alami saat musim penghujan datang. Kondisi tembok sudah terkelupas sehingga batu batanya nampak jelas dari luar.

Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menanggulangi terjadinya banjir, namun karena kondisi rumahnya yang memprihatinkan sehingga kami harus mengungsi ke tetangga yang rumahnya lebih tinggi.

Meski dana terbatas, pada akhirnya kami nekat merenovasinya dengan meninggikan pondasi rumah, khususnya bagian dapur agar terhindar dari banjir tahunan.

Terakhir, meminjam lirik lagu God Bless yang berjudul ‘Rumah Kita’ menuliskan, Lebih baik di sini, rumah kita sendiri, segala nikmat dan anugerah yang Kuasa, semuanya ada di sini.

Semoga dengan dibedahnya atap beserta tembok rumah ini, kami dapat tinggal dengan aman, nyaman dan tidak lagi was-was terhadap musibah banjir ketika musim penghujan tiba.

(Visited 32 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Subhan Riyadi

Bukan siapa-siapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.