Oleh: Elvira Pereira Ximenes
Mengapa aku dilahirkan mama?
Mengapa aku diizinkan hadir?
Aku tak pernah minta dilahirkan
Dari rahim ibu yang tak bertanggung jawab
Di mana hatimu mama?
Di manakah ayah kandungku?
Sebagai orang tua aku
Di mana tanggung jawabmu?
Mengapa sampai aku hadir dalam rahimmu?
Bagaimana proses terjadinya kehadiranku ?
Mengapa kau malu dengan kehadiranku dalam hidupmu?
Mama tega menolak aku di dunia ini
Inilah aku anak kandungmu
Sejelek apa pun keadaanku
Aku tetap darah dagingmu walaupun kau membuang aku ke tempat sampah di pagi hari kala itu
Mama mengapa kau begitu benci padaku
Mengapa kejahatan ini harus terjadi padaku
Mengapa aku menjadi korban?
Ternyata mama seorang pembunuh
Apa pun kejahatanmu padaku
Tuhan begitu baik padaku
Kau berusaha membuang aku ke tempat sampah
Tetapi aku tetap terlindungi
Ketika aku kau lahirkan
Napasku tersesak
Tali pusarku kau putuskan
Ketika itu juga hubungan kita terputus untuk selamanya
Kala itu badanku tersiksa
Darahku mengalir kemana-mana
Aku kedinginan dibungkusi plastik hina
Aku bagaikan seekor binatang mati dibuang ke sampah
Puji Tuhan aku beruntung
Walau aku berada di tempat hina
Ribuan binatang mulai menghampiri diriku
Dengan penuh sukacita mereka menyaksikan kedatanganku dalam lingkungan mereka
Isi alam jagat raya berdamai dengan aku
Aku dikirimi sang malaikat
Dalam diri Seorang kakek tua
Beliau memungut aku di antara sampah berserakan ketika aku menjerit kesakitan
Cinta Tuhan sungguh ajaib bagiku
Saat ini aku hidup dalam kelimpahan rahmat
Aku dibanjiri oleh orang-orang murah hati
Kini aku jadi rebutan untuk diadopsi
Tuhan berkatilah orang-orang yang membesarkan aku
Berilah rezeki bagi semua pihak yang merawat aku
Ampunilah kedua orang tua aku
Pertemukan aku dengan keluarga yang Kau sediakan bagiku
Jika Tuhan berkehendak
Izinkan aku bertemu dengan mamaku
Adakah kau rindu padaku mama?
Aku ingin tidur dalam pelukanmu Karena aku adalah darah dagingmu
Kini aku berumur 2 tahun
Aku sangat bersyukur
Tuhan begitu sayang dan berbelas kasih padaku
Keajaiban sungguh terjadi sebagai anugerah dalam hidupku.
