Oleh: Devinarti Seixas

Inggris’ (England) merupakan negara perindustrian yang telah menampung jutaan penduduk dari negara lain. Kota-kota besar seperti London yang merupakan ibu kota negara Inggris dan memiliki kota besar lainnya seperti Oxford.

Selama masa kemerdekaan Timor-Leste hingga hari Restorasi berlangsung,di mana negara Timor-Leste merupakan negara’ yang letaknya di kawasan Asia Tenggara. Setelah kemerdekaan sejak tahun 1999 hingga 2002 banyak warga masyarakat Timor-Leste yang justru bekerja di UK kota besar di Inggris yang merupakan negara kerajaan di bawah kekuasaan Ratu Elisabeth tahun itu.

Jutaan bahkan ribuan masyarakat Timor-Leste baik generasi tua maupun muda yang memilih untuk bekerja di UK dengan tujuan agar penghasilan yang diperoleh bisa membuat rumah bagi kelurahan,membuka lahan bisnis, menyekolahkan keluarga baik anak-anak maupun adik-adik bahkan sanak saudara. Pendapatan yang di peroleh cukup membantu jutaan generasi muda yang bekerja di UK. Dari penghasilan mereka banyak orang tua juga sanak saudara dan anggota keluarga yang telah membangun rumah mewah mulai dari ufuk Timor (Lospalos) hingga Oecusi.

Satu di antara jutaan masyarakat Timor-Leste ada banyak pihak keluarga yang kini memilih untuk jadi warga Imigran di UK karena jaminan Salary bisa membantu mereka membangun rumah bahkan lahan bisnis di bumi Timor-Leste.

Manuel Seixas yang merupakan Putra dari Ayah Filipi Seixas dan Ibu Olimpia Lourdes dari delapan bersaudara. Sejak tamat SMA ia memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah dan memilih untuk bekerja di UK dengan usia yang masih terbilang muda dengan tujuan ingin membantu perekonomian keluarga waktu itu.

Setelah bekerja beberapa tahun ia akhirnya disusul oleh sang adik Jose Valenti Seixas dan mereka berdua memutuskan tidak melanjutkan kuliah karena asanya benturan masalah perekonomian keluarga ketika ayah dan ibu tak lagi bekerja sejak Timor-Leste Merdeka.

Ia dan sang adik memutuskan bekerja hingga mereka membangun sebuah rumah untuk ibu tercinta ketika ayahnya sudah menjadi Almarhum.

Hasil kerja keras mereka bukan hanya membangung rumah melainkan menyekolahkan adik-adiknya hingga ke jenjang Universitas.Semua itu mereka lakukan karena mereka tidak ingin adik-adiknya gagal dalam dunia pendidikan.

Setelah kakak beradik ini bekerja akhirnya mereka lalu mengurus sang adik perempuan urutan ke 7 ikut bekerja di UK sekarang. Saat ini mereka benar-benar bekerja demi menafkahi adik -adik juga kakak bahkan semua keponakan yang ingin sekolah.

Manu yang merupakan nama sapaan Manuel Seixas, kini berlibur ke beberapa tempat di UK bersama dengan teman-teman karena UK bukan hanya tempat bekerja melainkan negara yang sudah cukup membantu dengan memberi jutaan pekerjaan pada warga Timor-Leste.

Kesadaran ini yang membuat Manu Seixas sedang berlibur di alam semesta di UK demi menghirup udara segar sebagai salah satu momen refreshing.

(Visited 29 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.