Literasi merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seorang individu dalam menggunakan potensi serta ketrampilan untuk mengelola dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis. Pengertian literasi dapat diartikan sebagai pengetahuan atau ketrampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu untuk menambah kosa kata seseorang dalam mengoptimalkan kinerja otak melalui kegiatan membaca dan menulis.
Penerapan literasi dalam kehidupan sehari–hari sangatlah luas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, literasi adalah kemampuan menulis dan membaca sedangkan menurut UNESCO literasi dimaknai sebagai seperangkat ketrampilan yang nyata, khususnya ketrampilan kognitif seseorang dalam membaca dan menulis yang dipengaruhi oleh kompetensi di bidang akademik, nilai–nilai budaya dan pengalaman termasuk konteks nasional dan institusi.
Literasi memiliki beberapa tujuan diantaranya seperti: mempertajam kemampuan dalam menulis dan membaca, memperluas pengetahuan dengan cara membaca segala macam informasi yang bermanfaat, melatih kemampuan beranalisis, meningkatkan ketrampilan berpikir kritis ketika menghadapi suatu permasalahan, memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman seseorang dalam mengambil keputusan dari informasi yang diterima, menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti yang baik, membantu meningkatkan fokus konsentrasi dalam melakukan kegiatan dan melatih kerja otak agar berfungsi dengan optimal.

Jenis–jenis literasi yaitu: literasi dasar, literasi visual, literasi perpustakaan, literasi media dan literasi teknologi. Literasi dasar adalah kemampuan dasar dalam membaca, menulis, mendengarkan dan berhitung. Tujuan literasi dasar adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung dan berkomunikasi dengan orang lain. Literasi visual adalah kegiatan yang menekankan pada pemahaman dan menginterpretasikan dan menangkap suatu makna dari informasi yang berbentuk visual atau gambar.
Literasi perpustakaan merupakan kemampaun literasi yang mengoptimalkan kapasitas dalam memahami dan membedakan karya tulis baik yang berbentuk fiksi maupaun non fiksi. Termasuk kemampuan memahami cara menggunakan katalog dan indeks termasuk memahami informasi ketika membuat karya tulis dan karya ilmiah.
Literasi media merupakan kemampuan seseorang untuk memahami dan mengerti berbagai bentuk media dan cara pengoperasiannya. Media disini dapat berupa media cetak dan media elektronik. Literasi media juga mampu meningkatkan kemampuan menyerap informasi yang disampaikan media, sehingga mampu memilih mana informasi yang baik maupun buruk.
Literasi teknologi merupakan kemampuan dalam memahami hal-hal yang berhubungan dengan teknologi seperti penggunaan internet, mengerti beberapa perangkat komputer hardware dan software serta memahami etika penggunaan teknologi.
Dili, 27 juli 2024
