Kala senja mulai merona
Angin sejuk membelai sepoi
Membuatku terjaga dari lamunan
Lewat suasana hening dalam penantian
Angan hadir menyerap kalbu
Membelai sukma dalam hayalan
Secercah harapan dibalut kerinduan
Dalam bingkai senandung senja
Awan menyembul di balik pelangi
Lembayung menyelinap di cakrawala
Terhalang jingga yang hampir redup
Cahaya hati menampakkan keresahan
Detak-detak rindu bersatu dalam degup jantung
Seiring desahan panjang
Imajinasiku telah kuubah menjadi layar yang indah
Aku dipenuhi oleh hasrat yang tak terlupakan
Mataku tak pernah lelah menanti kehadiranmu
Seberapa besar aku merindukanmu
Aku sendiri tak dapat mengukurnya
Seberapa besar aku mencintaimu
Aku pun tak dapat mengukurnya
Ada keresahan di setiap detak jantungku
Bila tak bersamamu
Engkau telah mengambil seluruh alam pikiranku
Kerinduanku akan kutulis lewat tinta air samudra yang tak pernah kering
Kutelusuri ladang-ladang mimpi
Pada relung sukma sang pujangga
Akan kuurai kerinduanku
Lewat puisi bahasa kalbu
Dalam cetusan perasaan hati
Untukmu dikau sang pujanggaku.

Luar biasa rangkaian kata demi kata 👌🥰 sukses selalu puang bunda sayang😘💪
Lanjutkan berkarya Bu Andi, puisinya keren dan mampu membawa hanyut setiap pembacanya,,👍👍👍
Kereeen skliii bun 😍😍😍😍
Waahh keren semoga kerinduan ini dapat terobati demi sang pujangga…
Waao bahasa yg indah membuat hati terbuai dalam rindu disaat membaca
Kereen bangeet
Aku terbuai dalam setiap inci rangkaian katanya,rasanya sejuk menusuk kalbu,,indah dan menghanyutkan dalam setiap baitnya❤️❤️