Malam itu pintu rumah di ketuk. Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu, suara salam terdengar dibalik pintu. Nampaknya ada tamu kataku membatin. Kujawab salam itu, walaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatu, sambil mempersilahkan dua orang tamu masuk duduk di sofa dan menyampaikan undangan dari keluarga salah seorang sahabat, yang bagiku sudah kuanggap adik.
Mendengar undangan itu hari Kamis tanggal 28 Juli 2022, aku jadi termenung membisu. Termenung karena besok aku harus berangkat ke Kota Kendari selama seminggu mengikuti, “Pelatihan Perencanaan, Penatausahaan dan Pelaporan Sekolah Menggunakan Platform SDS” yang di laksanakan oleh BPMP Provenai Sulawesi Tenggara. Membisu karena takutnya tidak bisa menghadiri acara resepsinya.
Sambil mengikuti kegiatan pelatihan tersebut aku selalu memantau group whatsApp komunitas menulis Bengkel Narasi Kolaka Utara. Nampak teman-teman semua sudah memesan baju seragam untuk di pakai ke pesta itu. Saya hanya mampu membacanya, tidak pernah sedikit pun membalasnya.
Waktu terus berjalan, dan tanpa terasa hari yang di nanti akan tiba. Dalam hati aku berkata harus hadir di pesta itu. Akhirnya Rabu 27 Juli 2022 pukul 11.30 siang penutupan kegiatan baru selesai. Aku dan beberpa orang langsung bergegas balik ke Kolaka Utara. Alhamdulilah tiba di rumah pukul 23.30 tengah malam.
Sampai di rumah badan terasa sangat lelah, tetapi hati dan jiwaku begitu bahagia melihat baju seragam sudah ada di ruang tamu. Terimakasih kepada adik-adikku dari Bengkel Narasi yang sudah menyediakan baju buat seragamnya.
Mataku berbinar-binar sambil membatin, “Persahabatan bukan tentang harta dan kekuasaan, tetapi tentang kebersamaan dan kesetiaan. Persahabatan tidak pernah diajarkan di sekolah, tetapi kalau kita belum belajar memahami maknanya, maka kita belum belajar apapun”.
Senang dan bahagia sekali bisa kumpul bersama teman-teman konunitas Bengkel Natasi yang tampil seragam menghadiri resepsi pernikahan adinda Andi Akbar Herman bersama bidadari pujaan hatinya. Kebahagian berliapat-lipat terus terpancar di wajah kedua mempelai. Inilah resepsi yang benar-benar sangat istimewa dan lain dari yang lain.
Betapa tidak, inilah resepsi pertama kali di Kolaka Utara, dan bahkan mungkin di Sulawesi Tenggara yang pengantin prianya menyiapkan suvenir indah kepada tamu undangan berupa buku karyanya sendiri berjudul, “Suvenir Cinta untuk Sahabat”. Termasuk ini pula yang membuat saya sangat bersikeras harus hadir menjadi saksi karya cerdas sang pengantin pria dibagikan kepada tamu undangan.
Kehadiran kami para teman-teman Bengkel Narasi menjadi pusat perhatian di tengah-tengah banyaknya tamu undangan yang hadir memberikan ucapan selamat dalam acara resepsi pernikahan sang mentor menulis di Bengkel Narasi Kolaka Utara adinda Andi Akbar Herman. Bukan hanya karena kami kompak tampil seragam, tetapi juga karena kami kompak menyuarakan gerakan literasi menulis di Kolaka Utara.
Selamat kepada kedua mempelai yang telah membuka lembaran baru kehidupan sebagai pasangan suami istri. Ucapan selamat dan doa untuk mereka bedua, semoga pernikahan ini langgeng hingga akhir hayat. Sakinah mawaddah warahmah. (Happy Wedding Akbar-Syrah 28 juli 2022).
