Satu lagi tempat unik yang harus dikunjungi di Kepulauan Selayar; Kampung Bitombang. Kampung ini berlokasi sekitar 7 km dari kota Benteng, Ibukota Kabupaten Selayar. Mengapa kampong ini unik? Pertama karena berlokasi diperbukitan batu dimana topografinya tidak rata. Akibatnya, rumah rumah dikampung ini, dibangun menjulang tinggi diatas tiang kayu kayu yang kuat. Ketinggian tiang rumah dikampung Bitombang ini mencapai 12 meter yaitu tiang pada bagian belakang rumah. Tetapi bagian depan rumah cukup rendah, hanya 1-2 meter, bahkan ada yang rata dengan jalan. Tiang tiang rumah dikampung ini terbuat dari kayu bitti (maaf saya tidak tahu apa istilah bahasa Indonesia-nya, tetapi dalam arsip arsip berbahasa Belanda-pun yang pernah saya baca juga tertulis “kayu bitti”).

Keunikan kedua dari kampong ini adalah banyak warga / penduduk terutama perempuan yang berusia lanjut diatas 90 tahun dan mereka nampak masih bekerja. Mungkin karena kondisi alam yang alamiah, segar tanpa polusi yang membuat mereka berumur panjang.

Ada peristiwa unik lainnya yang saya alami saat berkunjung ke kampung ini. Karena pas hari Jumat, saya dan teman teman seperjalanan, melaksanakan shalat Jumat di mesjid kampung. Ketika Khatib-nya sudah dimimbar, saya jadi berpikir, “rasa rasanya saya kenal khatib ini!” dan ketika Jamaah shalat Jumat bubar, saya pun mendekati sang Khatib dan berbincang bincang dan tenyata benar! Dia adalah teman saya saat masih aktif di organisasi remaja Masjid Al Muhajirin di MU (Minasa Upa) Makassar diawal tahun 1990-an. It’s a small world, puluhan tahun tidak ketemu, akhirnya bertemu dikampung terpencil di kepulauan Selayar. (Foto Koleksi Pribadi)
#bitombang
#kampungunikdiselayar
#rumahbertiangtinggi
#ayokeselayar

