Membuat perjanjian, bukan dengan pedang, adalah hanya kata-kata.
Thomas Hobbes
THOMAS HOBBES : KONTRAK SOSIAL
Salah satu teori mengenai asal-usul negara yang paling terkenal adalah teori kontrak sosial gagasan Thomas Hobbes.
Pertama-tama, mari kita coba bayangkan sebuah keadaan kehidupan manusia tanpa ada hukum atau otoritas yang mengatur manusia sama sekali.
Keadaan sebelum terciptanya negara ini oleh Hobbes disebut State of Nature (keadaan alamiah). Pada kondisi ini, manusia-manusia hidup dalam keadaan yang kotor, miskin, brutal, dan hidup hanya untuk kepentingan diri sendiri. Juga pada kondisi ini manusia kekurangan untuk mencapai hidup yang menyenangkan(commodious life). Hal ini disebabkan oleh 3 hal:
1). persaingan,
2). kecurigaan, dan
3). kemenangan. Yang semuanya memiliki akar yang sama, yaitu kelangkaan.
Mari kita bahas tentang faktor ini :
Tidak ada tindakan manusia dalam kehidupan ini yang bukanlah awal dari rantai konsekuensi yang panjang, karena tidak ada pemeliharaan manusia yang cukup tinggi untuk memberi kita prospek sampai akhir.
Thomas Hobbes
1). Persaingan
Hal ini disebabkan oleh relatif terbatasnya hal-hal yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Apa yang dibutuhkan dan mereka yang membutuhkan tidak sebanding. Hal inilah yang disebut sebagai kelangkaan.
Kelangkaan ini cepat atau lambat akan menimbulkan persaingan. Apalagi jika menyangkut dengan hal yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup, seperti misalnya makanan
Bayangkan misal kamu sedang berburu hewan untuk dimakan di dalam hutan. Sesaat setelah menemui buruanmu, kamu melihat Brock Besnar juga mengincar hewan yang sama. Masih berani duel?
2). Kecurigaan
Kecurigaan merujuk pada kondisi tidak adanya rasa aman. Karena tidak adanya otoritas yang bisa memberikan keamanan, semua orang wajib menyiapkan pertahanan diri jika tidak ingin dimangsa oleh orang lain.
Pada kondisi tidak adanya rasa aman, di situlah setiap orang memiliki alasan yang kuat untuk menyerang. Karena, seperti ungkapan umum yang sering kita dengar, pertahanan terbaik adalah menyerang.
3). Kemenangan
Hobbes beranggapan bahwa kemenangan berkaitan erat dengan rasa hormat( reputasi). Menurut Hobbes juga penghormataan adalah motif utama yang menggerakan tindakan manusia. Demi mendapat reputasi, juga berarti memiliki kekuasaan untuk bertahan hidup.
Jika penghormatan adalah motif utama penggerak tindakan manusia, maka situasi saling bantai tak bisa dihindari.
Karena kondisi State of Nature yang mencekam seperti itu, manusia jadi memiliki sifat seperti serigala yang siap menyerang orang lain jika dianggapnya sebagai ancaman. “Homo homini lupus”. Sekedar untuk di pahami istilah Homo homini lupus sudah ada jauh sebelum Hobbes lahir. Kalimat tersebut tercetus pertama kali pada tahun 195 SM dalam karya Plautus yang berjudul Asinaria
Gabungan antara sifat manusia yang seperti serigala, dan sifat State of Nature yang brutal tentu akan berakibat fatal bagi manusia itu sendiri. Jika kondisi nihil otoritas tersebut terus dibiarkan, pasti akan terjadi perang semua lawan semua. Bellum omnium contra omnes.
Tidak bisa dipungkiri manusia Hobbes bersifat egois. Yang melulu demi kelangsungan dirinya, terjadilah persaingan terus-menerus yang dipenuhi perasaan curiga.
Namun di balik itu semua, manusia menyimpan ketakutan yang sangat besar, yaitu kematian!
Persaingan atau konflik cepat atau lambat pasti akan membawa kematian bagi diri manusia itu sendiri. Apalagi perang semua lawan semua.
Tapi, bagaimana caranya menghindari itu semua jika manusia hidup di kondisi alamiah yang begitu buas?
Menurut Hobbes, insting bertahan hidup bukanlah satu-satunya alat yang dimiliki manusia. Alat bantu lainnya ialah NALAR
Nalar manusia pra-kontrak ini ternyata juga memikirkan pertanyaan yang sama seperti kita barusan.
Akhirnya nalar manusia pra-kontrak muncul dengan solusi begini:
Dalam situasi tak terkendali yang memunculkan perang semua lawan semua, yang tiap saat pemangsa bisa dimangsa, tentu akan lebih baik jika aku mengikat diri dalam suatu perjanjian demi menjaga kelangsungan hidupku.
Jika kita cermati, nalar tersebut berusaha menghindarkan manusia dari ketakutan terbesarnya, kematian. Ia merencanakan sebuah solusi untuk mengubah kehidupan State of Nature yang brutal, menjadi lebih menjanjikan bagi kelangsungan hidupnya.
Jika manusia pra-kontrak terus menerus mengabaikan nalarnya, ia akan terus menerus pula merasa tidak aman. Dan karenanya tidak ada jaminan untuk bisa melanjutkan hidup.
Nalar ini menempatkan kelangsungan diri sebagai yang utama, dan juga karena nalar inilah manusia pra-krontrak memaksa dirinya untuk mengadakan perjanjian dengan yang lain.
Inilah yang kemudian menjadi dasar terbentuknya KONTRAK SOSIAL (negara/pemerintahan sipil).
Dari yang awalnya nihil otoritas, menjadi terdapat sebuah otoritas. Tempat di mana manusia pra-kontrak menyerahkan sebagian haknya kepada penguasa, dan sebagai imbalannya, ia mendapatkan keamanan.
Dari manusia pra-kontrak menjadi pasca-kontrak.
Ketika orang-orang memulai kesepakatan, mereka bersepakat untuk mematuhi penguasa yang menjanjikan keamanan. Karena keamanan akan tercipta jika rakyatnya tertib.
Dengan ini, kehidupan yang awalnya adalah State of Nature, kini berganti menjadi masyarakat madani (civil society).
Ngopi ini sangat terasa dan kental sekalian meresap suatu ilmu tentang lahirnya teori kontrak sosial Hobbes juga menyimpulkan bahwa penyebab terjadinya perang saudara, perang agama, serta berbagai konflik sosial yang terjadi di Inggris pada saat itu dikarenakan lemahnya kekuasaan dari negara.
Hobbes menyatakan bahwa secara kodrati manusia satu dengan yang lain itu sama.sekian
Konten oleh: @senjatailedig
Sumber:
1. Tumpuan Keadilan Rawls (Andi Tarigan)
2. https://t.co/IxTKz3hvSk
3. https://t.co/fi66tUlpYd
4.https://www.britannica.com/topic/state-of-nature-political-theory


Sangat baik
bagus sekali
Materinya sangat bagus dan mudah di pahami
Luar biasa….Ketika orang-orang memulai kesepakatan, mereka bersepakat untuk mematuhi penguasa yang menjanjikan keamanan. Karena keamanan akan tercipta jika rakyatnya tertib.
Sangat bermanfaat 🙏
🙏
Great news 👍👍
Luar biasa 👍👍
Sangat bermanfaat👍👍
Sangat tertarik dan memberikan inspirasi
🙏Terimakasi materinya
Luar biasa……..Ketika orang-orang memulai kesepakatan, mereka bersepakat untuk mematuhi penguasa yang menjanjikan keamanan. Karena keamanan akan tercipta jika rakyatnya tertib.