Oleh: Sri Ulfa
Seiring berjalannya waktu organisasi Himpaudi Kolaka Utara terus berbenah untuk perkembangan organisasi. Beberapa agenda program kerja telah tersusun dengan baik. Salah satu di antaranya adalah pelantikan dan pengukuhan pengurus cabang di masing-masing kecamatan.
Untuk maksud tersebut, pengurus Himpaudi Kolaka Utara mengajukan permohonan menghadap kepada ibu bupati sebagai bunda PAUD Kabupaten Kolaka Utara, Ibu Dra. Hj. A. Nurhayani Nurrahman untuk sharing dan meminta izin untuk melaksanakan Pelantikan Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Kolaka Utara. Sekaligus meminta kepada beliau agar bersedia menghadiri kegiatan tersebut.

Tibalah waktu yang disepakati, Minggu 18 Oktober 2020 kami menuju kediaman Bunda PAUD Kabupaten Kolaka Utara ibu Dra. Hj. A. Nurhayani Nurrahman. Bagi tiga rekan saya, Ibu Rahmawati, ibu Besse Risma, dan ibu Astinaningsih yang sudah sering berbincang dengan beliau mungkin tidak merasa was-was atau gugup lagi. Berbeda dengan perasaanku yang baru pertama kali mau ketemu dan berbicara dengan beliau. Saya gugup dan was-was. Selama ini hanya melihat beliau di setiap ada kegiatan di daerah, atau ada acara-acara tertentu yang dihadiri beliau. Saya hanya bisa melihat dari kejauhan, atau hanya sekedar menyapa dan bersalaman secara singkat.
Inilah awal pertama saya akan berhadapan langsung dan berbincang dengan beliau. Pikiran saya mulai tidak karuan, jantung saya sudah berdetak kencang, bahkan saya tidak tahu kata-kata apa yang harus saya keluarkan, ucapan apa yang harus saya sampaikan ke baliau. Bagaimana mengatur mental saya sehingga tidak grogi, dan banyak lagi keraguan menyelimuti pikiranku.
Namun ketika sudah bertemu, aku langsung membatin, “Subhanallah,” sungguh ramah ibu. Beliau langsung menyapa kami dengan lembut dan hangat dibarengi senyum manis. Seketika rasa sejuk mengalir dalam jiwaku, rasa deg-degan perlahan mulai hilang tergantikan rasa nyaman dalam jiwaku.
Saya kemudian langsung memulai obrolan yang mengalir begitu familiar. Beliau membuat saya tidak canggung lagi apalagi Bunda PAUD kita sesekali mengeluarkan candaan-candaan yang membuat kami berempat tertawa nyaman di dekatnya.
Alhamdulillah, lega rasanya setelah bertemu dengan beliau. Ternyata orangnya sangat bijak dan rendah hati. Saya tidak hentinya terkagum-kagum sama kepribadian beliau. Perbincangan sore itu pun terus mengalir santai, bahkan beliau bercerita sedikit tentang pengalamannya waktu masih menjadi seorang guru. Lagi-lagi saya tercengang dan baru tahu kalau ternyata beliau adalah seorang pendidik juga.
Masyaallah, ternyata beliau pernah mengajar di SMA Negri 1 Lasusua sebagai guru akuntansi. Bahkan dengan muka yang teduh dan nada yang lembut beliau berpesan ke kami satu kalimat yang sangat menginspirasi dan memotivasi, “Kalau menjadi seorang pendidik harus sabar dan ikhlas, jangan mudah menyerah, karena begitu memang kalau menjadi guru, banyak tantangan dan cobaannya.”
Obrolan semakin mengalir saat itu, apalagi kami di suguhkan teh hangat dan juga kue yang berjejeran dalam toples. Hati ini semakin enggan untuk beranjak dari kediaman beliau. Ingin rasanya terus mendengarkan wejangan-wejangan dari beliau, tapi waktu semakin mendekati magrib. jadi kami harus berpamitan untuk pulang. Lebih membuat kami bersemangat, karena beliau mengiyakan dan akan menghadiri kegiatan kami. Ucapan syukur tak hentinya saya ucapkan dalam hati, Alhamdulillah!
Pertemuan yang begitu berkesan dan bermakna. Saya pernah mendengar kalimat yang berbunyi “Selalu ada wanita hebat dibalik pria yang sukses.” Itulah kalimat yang cocok kepada beliau, karena menurut saya tidak mudah mendampingi seorang suami yang menjabat sebagai seorang Bupati. Pasti butuh wanita yang sabar, kuat dan ikhlas. seperti itulah gambaranku kepada beliau. Wanita tangguh yang mampu menginspirasi semua perempuan Indonesia. Semoga ibu dan bapak selalu dalam lindungan Allah Swt dalam memimpin Kolaka Utara yang semakin madani.
