Ada pertemuan yang direncanakan dengan matang. Ada pula pertemuan yang terasa begitu alami, seolah hati para alumni memang selalu menemukan jalannya untuk silaturahmi.

SAFARI IKASEMTANI VII di Soppeng menjadi bukti bahwa waktu boleh berlalu, profesi boleh berbeda, dan jarak boleh memisahkan. Namun ikatan yang terbangun sejak masa sekolah tetap memiliki ruang istimewa di hati setiap alumni.

Malam yang Menjadi Awal Cerita

Sebelum acara resmi dimulai, suasana kekeluargaan sudah terasa begitu hangat. Sejak sore hingga malam hari, peserta dari berbagai daerah mulai berdatangan ke Waduk Wisata Ompo Kab.Soppeng. Sebagian datang setelah menempuh perjalanan panjang, sebagian lainnya datang membawa keluarga, dan tidak sedikit yang sengaja hadir lebih awal hanya untuk menikmati kebersamaan yang sudah lama dirindukan.

Panitia yang masih sibuk mempersiapkan berbagai kebutuhan acara tak pernah benar-benar bekerja sendirian. Alumni yang baru tiba langsung berbaur. Ada yang membantu mengangkat perlengkapan, membantu menata lokasi, menyiapkan konsumsi, hingga sekadar menemani panitia berbincang sambil menikmati kopi malam.

Tidak Ada Batas Antara Panitia dan Peserta, yang terlihat hanyalah keluarga besar yang sedang menunggu hari esok dengan penuh semangat.

Di sudut-sudut lokasi terdengar tawa yang sesekali pecah karena cerita masa sekolah kembali diungkit. Nama-nama lama kembali disebut berharap hadir berbagi keceriaan. Kenangan yang sempat tersimpan bertahun-tahun perlahan muncul kembali.

Malam itu menjadi pembuka yang sempurna. Seakan seluruh peserta hadir bukan hanya untuk mengikuti sebuah acara, tetapi juga untuk menjadi penyemangat bagi panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi.

Pagi yang Dimulai dengan Kebersamaan.

Minggu pagi di Waduk Wisata Ompo diawali dengan coffee morning dan senam bersama. Udara segar Soppeng berpadu dengan semangat alumni yang sejak pagi sudah memenuhi area kegiatan. Senyum, sapaan, dan pelukan hangat terlihat di mana-mana. Tidak ada lagi sekat Angkatan, yang terlihat hanyalah keluarga besar IKASEMTANI.

Setelah sarapan dan persiapan acara, peserta mulai memenuhi area utama kegiatan. Satu per satu alumni dari berbagai daerah berdatangan dan mengambil tempat sambil terus melanjutkan obrolan yang seakan tidak pernah habis.

Mengawali Hari dengan Semangat Kebangsaan dan Kebersamaan

Acara resmi dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Suasana kemudian menjadi semakin khidmat ketika peserta diperkenalkan dengan mendengarkan Mars IKASEMTANI.

Lirik lagu ditampilkan di layar. Sebagian besar peserta memang belum hafal. Namun hal itu tidak mengurangi semangat mereka seakan ingin ikut bernyanyi.

Hari itu, 31 Mei 2026 menjadi momen bersejarah menghadirkan kehangatan tersendiri. Untuk pertama kalinya Mars IKASEMTANI menggema di tengah keluarga besar alumni.

Sebuah lagu yang lahir bukan sekadar sebagai karya seni, tetapi sebagai simbol kebersamaan, semangat pengabdian, dan kecintaan terhadap almamater.

Sambutan yang Menguatkan

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, H.AZIS DAHLAN menyampaikan rasa haru dan bangga atas kehadiran alumni yang datang dari berbagai daerah.

Beliau mengungkapkan bahwa keberhasilan kegiatan ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari semangat gotong royong seluruh panitia yang bekerja dengan penuh pengorbanan dan keikhlasan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menghidupkan suasana kebersamaan dalam Safari kali ini.

Sementara itu Ketua Umum PB.IKASEMTANI, Dr.Ir.BAHARUDDIN BURHAN kembali menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung berbagai kegiatan alumni.

Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa semangat yang terlihat pada SAFARIi VII akan menjadi modal besar bagi kegiatan-kegiatan berikutnya.

Ketua Umum juga optimistis bahwa setelah REUNI AKBAR VII dan MUBES tahun 2027, kegiatan SAFARI IKASEMTANI di masa mendatang akan semakin meriah, semakin luas jangkauannya, dan semakin mempererat hubungan antar alumni.

Kepala UPT SMK Neg.3 SIDRAP, RAHMAT AHMAD., S.Pd., M.Pd yang turut hadir bersama para guru menyampaikan perkembangan sekolah yang terus mengalami pembenahan dalam tiga tahun terakhir.

Berbagai perubahan dan peningkatan fasilitas mulai terlihat sebagai bagian dari upaya mengembalikan kejayaan sekolah.

Beliau mengajak seluruh alumni untuk tidak hanya mendengar cerita tentang sekolah, tetapi juga datang langsung melihat perkembangan yang sedang berlangsung.

Karena sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan rumah yang telah membentuk perjalanan hidup banyak alumni.

Untuk mengakses segala informasi sekolah dapat dilihat di channel Youtube : www.youtube.com/@smkn3sidrap

Tidak Ada Sekat Angkatan

Salah satu pemandangan yang paling menarik selama SAFARI IKASEMTANI VII adalah hilangnya batas-batas yang biasanya tanpa sadar terbentuk karena perbedaan generasi.

Di berbagai sudut lokasi kegiatan, alumni tahun 1980-an, 1990-an, 2000-an, bahkan generasi yang lebih muda terlihat duduk dalam lingkaran yang sama. Mereka bercengkerama, bertukar cerita, dan tertawa bersama seolah telah saling mengenal sejak lama.

Tidak ada kesan senior/junior dan tidak ada jarak karena perbedaan usia. Yang ada hanyalah rasa bahwa mereka berasal dari rumah yang sama.

Suasana inilah yang kemudian dirasakan secara langsung oleh salah seorang alumni angkatan 2000-an yang hadir pada kegiatan tersebut.

Tawa yang Menyatukan

Suasana semakin cair ketika sesi hiburan, persembahan angkatan, foto bersama, dan berbagai permainan dimulai. Hadiah yang disiapkan panitia mungkin sederhana. Namun justru kesederhanaan itulah yang menghadirkan kebahagiaan yang tulus. Tawa terdengar hampir di setiap sudut lokasi. Sorak-sorai peserta yang mengikuti permainan menambah semarak suasana.

Ada yang menang, ada yang kalah. Tetapi hari itu semua pulang dengan cerita yang sama : bahagia.

Keceriaan itu semakin lengkap ketika panitia membagikan oleh-oleh kepada seluruh peserta. Bukan soal nilai atau bentuknya. Melainkan tentang perhatian dan kenangan yang ingin dibawa pulang oleh setiap alumni. Sebuah tanda bahwa mereka pernah hadir, pernah berkumpul, dan pernah menjadi bagian dari cerita indah SAFARI IKASEMTANI VII.

Mars IKASEMTANI Menjadi Bagian Sejarah

Setelah Ishoma, peserta kembali berkumpul untuk mengikuti salah satu sesi yang paling bersejarah dalam perjalanan organisasi alumni.

Oleh Pencipta Mars IKASEMTANI, H.ALI SYARIF., SE., MM yang diwakilkan oleh NAZIRUDDIN MS yang juga sebagai Sekjend PB.IKASEMTANI periode sebelumnya, diberikan kesempatan untuk menjelaskan makna yang terkandung dalam setiap bait lagu.

Beliau mengisahkan proses lahirnya lagu tersebut. Disusun sejak menjelang berakhirnya periode kepengurusan sebelumnya yang juga H.ALI SYARIF menjabat sebagai Ketua Umum dan harapan agar Mars IKASEMTANI dapat menjadi pemersatu seluruh alumni lintas generasi. Sebuah langkah kecil yang kelak akan menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan IKASEMTANI.

Sampai Jumpa di Cerita Berikutnya

Ketika matahari mulai bergerak ke ufuk barat, satu per satu rangkaian kegiatan akhirnya sampai pada penghujung acara. Namun seperti Safari-Safari sebelumnya, yang berakhir hanyalah acaranya, tetapi kebersamaan dan semangatnya tetap tinggal.

Berbagai ungkapan yang disampaikan alumni setelah kegiatan menjadi gambaran betapa dalam makna pertemuan ini bagi mereka :

“Trims teman-teman BosJO sudah menunjukkan semangat, pengorbanan dan dedikasi terbaiknya. Terima kasih juga karena kami sudah terlayani dengan baik. Waduk Wisata Ompo telah menjadi tempat spesial kita berkumpul hari ini.” Ungkap oleh salah satu alumni yang hadir.

“Teman-teman BosJO ku… SAFARI VII memang sudah selesai. Kami yakin, kalian tidak berhenti sampai di sini. Teruslah berkumpul dan saling menguatkan. Jaga terus kebersamaan.” Kata alumni lainnya.

Yang lain pun ikut menguatkan kisah : “Saya bangga, saya bahagia, saya terharu atas kedatangannya semua. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga.”

“Selamatki semua sampai tujuan masing-masing. SAFARI IKASEMTANI VII.”

“Dan terima kasih banyak atas jamuan dan senyum sambutan yang diberikan kepada para tamu. Semoga panitia sehat selalu dan dilimpahkan rezekinya.”

Demikian ungkapan haru para alumni yang hadir.

Pada akhirnya, Safari bukan hanya tentang sebuah perjalanan, ukan pula sekadar agenda rutin.

Safari adalah tentang pulang, pulang kepada kenangan. pulang kepada sahabat, pulang kepada keluarga besar IKASEMTANI dan dari Waduk Wisata Ompo, Soppeng, sebuah cerita baru kembali ditulis. Sampai jumpa pada SAFARI IKASEMTANI berikutnya.

(Visited 20 times, 20 visits today)
Avatar photo

By naziruddin MS

LITERASI FINANCIAL SPECIALIST EDUCATOR INSURANCE SPECIALIST PERSONAL COACH LEADER MOTIVATOR BUSINESS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.