Sekolah saya sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka sejak beberapa bulan yang lalu. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan 3 M, memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan , pembelajaran dilaksanakan dengan mengatur jadwal masuk peserta didik dengan membagi mereka masuk secara bergantian. Untuk shift pagi, yang masuk adalah kelas IX dan VII, sedang shift siang giliran kelas VIII. Setiap kelas peserta didik dibagi lagi menjadi kelas ganjil dan genap. Jarak tempat duduk dan meja mereka pun diatur sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan. Dan diatur secara bergantian setiap minggunya.

Dan hari ini adalah hari terakhir sekolah dan proses pembelajaran untuk tahun pelajaran 2020/2021. Tibalah saatnya peserta didik menerima hasil akhir mereka. Ada rasa tidak sabar dan rasa penasaran berkecamuk di benak mereka. Aku dapat ranking nggak yaa…aku naik kelas nggak yaa…aku masih ranking 1 yaa….atau nilai aku turun drastis apa enggak yaa… Semua rasa itu membuat mereka tidak sabar untuk menerima hasil laporan belajar mereka (rapor).

Aku wali kelas VIII.1. Kebetulan aku lagi mengikuti In House Training untuk sekolah penggerak, jadi terlambat masuk membagikan rapor . Mereka sudah tidak sabar menunggu. Bahkan ada yang sudah chat minta segera dibagikan. Dengan santai aku memasuki ruang kelas. Aku lihat mereka sudah gelisah ingin segera mengetahui nilai-nilai yang mereka dapatkan selama proses pembelajaran semester ini.

Alangkah gembiranya setelah mereka menerima rapor dan melihat nilai-nilai yang didapatnya. Bahkan ada yang sampai berteriak karena masih tetap peringkatnya dan ada juga yang kaget dan bersorak kegirangan karena pencapaian yang luar biasa. Bayangkan dari ranking 9 pada semester yang lalu, sekarang naik menjadi ranking 4.

Horee…aku naik kelas…Horee …aku juara 1 lagi. Begitu teriak mereka. Aku pun merasakan kegembiraan mereka.

Anak-anakku, kini saatnya kita berpisah untuk bertemu kembali di suasana yang baru. Semoga semua ilmu yang kalian peroleh selama ini berkah dan menjadi bekal di masa yang akan datang. Tetap ingat bahwa di atas ilmu ada akhlak.

Watansoppeng, 25 Juni 2021

(Visited 96 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.