Mengapa Warna Begitu Penting untuk Desain? Seperti yang dijelaskan oleh UX Planet, dalam sebuah desain maka warna memiliki fungsi utama yaitu sebagai penarik perhatian audiens. Hal itu disebabkan warna merupakan aspek yang paling mudah diingat oleh audiens ketika mereka melihat suatu hal baru.
wikipedia
Materi Kuliah : DESAIN MEDIA PROMKES
Warna dalam Desain
A. PENGANTAR
Hal pokok dalam teori Desain Pengembangan media adalah memahami tentang warna sebagai bagian urgen dalam mendesai Media.
Warna dalam desain merupakan hal yang penting karena warna bisa mewakili emosi dari sebuah karya sehingga pesan dari karya tersebut dapat disampaikan dan mudah diterima oleh audience.
Dalam desain, warna bisa berfungsi sebagai pengarah bagi pembaca untuk menemukan informasi yang bersifat penting. Informasi itu diurutkan secara struktural berdasarkan tingkat prioritas. Selain itu,
warna bisa membedakan antara informasi satu dengan informasi lainnya.
Jika kamu ingin membuat sebuah desain yang menarik, tentunya harus mempertimbangkan pemilihan warna yang tepat untuk desain tersebut.
B.SEKILAS TENTANG WARNA
Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna.
Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer.
Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380-780nanometer.
(Wikipedia) atau Warna adalah kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda–benda yang dikenai cahaya tersebut.
Pendapat lainnya mengemukakan bahwa warna merupakan bagian dari cahaya yang diteruskan atau dipantulkan.
Warna terbagi 3 secara pokok :
1). warna primer adalah warna–warna dasar yang terdiri dari merah, biru, dan kuning.
2).warna sekunder adalah campuran dua warna primer, yang terdiri dari orange, ungu
dan hijau.
3).warna tertier adalah campuran tiga warna antara warna primer dan warna sekunder, atau warna sekunder dengan warna sekunder.
Sementara itu Teori Brewster adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam menjadi 4 kelompok warna.
Keempat kelompok warna tersebut, yaitu: warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral.
Teori ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1831.
C. HITAM DAN PUTIH
Terlalu Banyak hal di dunia ini yang memang belum diketahui dengan jelas oleh manusia.
Salah satunya adalah tentang warna. Masih ada perdebatan apakah hitam dan putih itu termasuk warna atau bukan.
Untuk menjawabnya, ada beberapa teori yang bisa digunakan, dikutip oleh (brilio.net dari colormatters.com).
Teori warna sebagai cahaya, hitam bukan dikategorikan sebagai sebuah warna.
Penjelasannya adalah ketika tidak ada foton cahaya atau gelap, semuanya akan berubah menjadi hitam alias gelap.
Tidak ada cahaya dalam suasana yang gelap. Karena tidak ada foton cahaya (quantum cahaya) maka juga tidak ada foton warna juga. Itulah kenapa hitam tidak bisa dikategorikan sebagai warna.
Bagaimana dengan putih? Apakah warna juga? Berdasarkan teori yang sama, putih merupakan perpaduan antara semua warna. Dengan demikian, putih bisa dikatakan sebagai warna.
Dalam spektrum warna, cahaya matahari merupakan cahaya putih yang yang terdiri semua warna. Itulah kenapa cahaya berwarna putih.
Teori yang mengatakan bahwa hitam adalah warna adalah teori warna subtraktif. Teori ini berangkat dari pembagian warna.
Warna primer terdiri dari kuning, biru, dan merah. Jadi jika kamu menggabungkan semua warna primer, maka kamu bisa mendapatkan warna hitam.
Bahkan hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh ahli kimia. Teori ini juga membalikkan bahwa putih bukan warna. Karena putih tidak bisa didapatkan dari warna primer tersebut.
Kesimpulannya adalah hitam dan putih itu warna atau bukan, kita harus kembali ke definisi dari warna itu sendiri.
Warna dari sebuah benda berasal dari molekul pembawa warna dari benda tersebut.
Kita bisa mengatakan bahwa suatu benda berwarna karena benda tersebut merefleksikan warna tersebut kepada mata kita bukan menyerapnya. Setiap warna merupakan efek dari gelombang khusus.
Dengan pendapat tersebut, hitam bukanlah sebuah warna. Alasannya adalah benda hitam menyerap semua warna dari spektrum yang terlihat dan tidak satupun warna dapat direfleksikan ke mata kita. Sedangkan, putih merupakan warna karena merefelksikan semua warna dari spektrum cahaya yang bisa terlihat oleh mata(brl/pep).
Di dalam teori ilmu warna, HITAM dianggap sebagai ketidakhadiran seluruh jenis gelombang warna.
Sementara PUTIH dianggap sebagai representasi kehadiran seluruh gelombang warna dengan proporsi seimbang.
Secara ilmiah, keduanya bukanlah warna, meskipun bisa dihadirkan dalam bentuk pigmen.
Warna-warna memiliki peran dalam menciptakan suasana pembelian, pemerkuat image produk, serta peningkatan citra bisnis Warna memengaruhi kenyamanan lingkungan dan mood. Warna yang kita kenakan sehari-hari mempengaruhi pandangan orang lain terhadap kita.
Filosofi Warna
D. FILOSOFI WARNA
Warna memiliki makna khusus pada seseorang. Warna biru merupakan warna populer dan disukai banyak orang, khususnya pria. Namun tidak semua pria menyukai warna biru.
Perusahaan pengelola kereta api di Jepang pun menggunakan biru untuk menekan tingkat upaya bunuh diri di stasiun.
Seperti dilansir BBC, lampu berwarna biru dipasang di beberapa bagian stasiun. Cahaya berwarna biru ini disebut dapat memengaruhi kondisi pikiran manusia.
BBC menyebut satu studi pada tahun 2017 mendukung gagasan ini. Orang yang pernah mengalami gangguan psikologis berupa stres dapat kembali lebih cepat ke keadaan relaksasi ketika mereka berbaring di ruangan bermandikan cahaya biru.
Ternyata, warna memiliki arti yang bisa memberikan kesan tertentu pada seseorang.
Berikut arti dan filosofi warna seperti dikutip dari smashingmagazine:
1). Merah (primer)
Merah adalah warna yang sangat hot. Warna ini terkait dengan api, kekerasan, dan peperangan.

Selain itu terkait dengan cinta dan gairah. Merah sebenarnya dapat memiliki efek fisik pada manusia, meningkatkan tekanan darah dan tingkat pernapasan.
Selain itu juga terbukti meningkatkan metabolisme manusia.
Merah dapat dikaitkan dengan kemarahan, tetapi juga dikaitkan dengan acara penting (pikirkan karpet merah di acara penghargaan dan acara selebriti).
Merah juga menunjukkan bahaya (alasan lampu dan rambu berhenti berwarna merah, dan label peringatan sering kali berwarna merah).
Di luar dunia barat, merah memiliki arti yang berbeda. Misalnya di China, merah adalah warna kemakmuran dan kebahagiaan.
Bisa juga diartikan warna keberuntungan. Di budaya timur lainnya, warna merah dipakai oleh pengantin wanita pada hari pernikahan mereka. Di Afrika Selatan, merah adalah warna berkabung.
2). Kuning(primer)
Kuning sering dianggap sebagai warna hangat yang paling cerah dan paling memberi energi.

Hal ini terkait dengan kebahagiaan dan sinar matahari. Kuning juga bisa dikaitkan dengan tipu daya dan pengecut.
Warna ini juga dikaitkan dengan harapan, seperti yang terlihat di beberapa negara ketika pita kuning dipajang oleh keluarga yang memiliki orang yang dicintai dalam perang. Kuning juga dikaitkan dengan bahaya, meski tidak sekuat merah.
Di beberapa negara, kuning memiliki konotasi yang sangat berbeda. Di Mesir, misalnya, kuning merupakan berkabung.
Di Jepang, kuning melambangkan keberanian dan di India itu adalah warna untuk pedagang. Dalam desain Anda, kuning cerah dapat memberikan rasa bahagia dan ceria.
Kuning lembut biasanya digunakan sebagai warna netral gender untuk bayi (bukan biru atau merah muda) dan anak kecil. Kuning muda juga memberikan perasaan bahagia yang lebih tenang daripada kuning cerah. Kuning tua dan kuning emas terkadang terlihat antik dan digunakan dalam desain yang menginginkan kesan permanen.
3). Oranye
Oranye adalah warna yang sangat cerah dan energik. Warna itu juga sangat terkait dengan kreativitas.
Karena jeruk dikaitkan dengan buah dengan nama yang sama, maka jeruk dapat dikaitkan dengan kesehatan dan vitalitas.
Dalam desain, warna oranye menarik perhatian tanpa terlalu kuat seperti merah.
4). Hijau
Hijau adalah warna yang sangat membumi. Hal itu bisa mewakili awal dan pertumbuhan baru. Bisa juga menandakan pembaruan dan kelimpahan.
Warna hijau punya banyak atribut menenangkan yang sama dengan warna biru, tetapi juga menggabungkan beberapa energi kuning. Dalam desain, hijau dapat memiliki efek penyeimbang dan harmonisasi, dan sangat stabil.
Ini sesuai untuk desain yang berkaitan dengan kekayaan, stabilitas, pembaruan, dan alam. Hijau tua adalah warna yang paling stabil dan mewakili kemakmuran.
5). Ungu
Pada zaman kuno, pewarna yang digunakan untuk membuat warna ungu diambil dari siput dan harganya sangat mahal.
Sehingga hanya bangsawan dan orang yang sangat kaya yang mampu membelinya.
Ungu adalah kombinasi dari merah dan biru dan memiliki beberapa atribut dari keduanya. Ini terkait dengan kreativitas dan imajinasi.
Di Thailand, ungu adalah warna duka bagi para janda. Ungu tua secara tradisional dikaitkan dengan kekayaan dan keluarga kerajaan, sedangkan ungu yang lebih terang (seperti lavender) dianggap lebih romantis.
Secara desain, ungu tua bisa memberi kesan kaya dan mewah. Ungu muda lebih lembut dan diasosiasikan dengan musim semi dan romansa.
6). Biru (primer)
Biru digunakan secara luas untuk mewakili ketenangan dan tanggung jawab. Biru muda bisa menyegarkan dan ramah. Biru tua lebih kuat dan dapat diandalkan.

Arti biru sangat dipengaruhi tergantung pada bayangan dan corak yang tepat. Warna biru muda seringkali digambarkan rileks dan menenangkan. Warna biru cerah bisa memberi energi dan menyegarkan.
7). Putih
Putih sering dikaitkan dengan kemurnian, kebersihan, dan kebajikan.
Di Barat, warna putih biasanya dikenakan oleh pengantin wanita pada hari pernikahan mereka. Ini juga terkait dengan industri perawatan kesehatan, terutama dengan dokter, perawat, dan dokter gigi. Putih dikaitkan dengan kebaikan, dan malaikat sering digambarkan dalam warna putih.
Namun, di sebagian besar wilayah Timur, putih dikaitkan dengan kematian dan duka. Di India, secara tradisional satu-satunya warna yang dipakai janda.
9). Abu-abu
Abu-abu adalah warna netral, umumnya dianggap sebagai spektrum warna yang paling dingin.
Kadang-kadang dapat dianggap murung atau menyedihkan. Abu-abu terang dapat digunakan sebagai pengganti putih pada beberapa desain, dan abu-abu gelap dapat digunakan sebagai pengganti hitam.
9). Cokelat
Cokelat dikaitkan dengan tanah, kayu, dan batu. Wrna itu sepenuhnya alami dan netral yang hangat.
Cokelat dapat dikaitkan dengan ketergantungan dan keandalan, dengan ketabahan, dan kesederhanaan.
Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si.
(Pengajar)
Sumber:
Berbagai referensi
https://apps.detik.com/detik

Sangat menambah wawasan pak.
Terima kasih bnyak🙏🏻👏🏻😇
Masyaa allah kerenn pak
Terima kasih pak atas tulisannya.