Oleh : Salawati Amin
Rembulan malam yang kadang indah kadang juga suram
Tampak dengan cuaca yang dingin
Cahayanya juga begitu redup tapi indah bila tak ada awan menghalangi
Selalu memancarkan rasa
Dari sudut pandang yang berbeda
Denting jam memecah kesunyian malam
Tampak bintang sesekali berkedip
Gelap malam menemani sepi
Mengingat kenangan tentangmu yang masih menggelora
Sinar lentera dalam kegelapan
Menyertai perjalanan malam ini
Kau diam di antara gelapnya malam
Tak sedikitpun cahaya menerangi kalbu
Jika purnama itu ada malam ini
Kau berada di antara cahayanya yang indah
Kaulah pemenang di antara ribuan cahaya bintang
Indahmu membuka api gairah yang hampir padam
Sudikah engkau tetap disini?
Bersamaku menikmati rasa
Dalam diam menyaksikan cahaya
Hingga purnama beranjak meninggalkan malam
Watansoppeng, 14 Februari 2022
