Oleh Dev.Seixas’25

Tuhan, terima kasih pada ayah dan ibuku yang telah melahirkan aku ke dunia dengan penuh cinta dan pengorbanan. Mereka adalah bumi dimana kakiku sedang berpijak, juga matahariku yang selalu menyertai langkahku di setiap kesempatan. Ayah dan ibu adalah bumi dan matahari dimana mereka selalu men-support aku agar menjadi manusia yang tahu membantu dan mencintai sesama, tanpa mengharapkan imbalan.

Ayah adalah matahariku yang selalu memberi aku cahaya ketika aku tersesat dalam kegelapan. Sedangkan ibu adalah bumi di mana aku menitipkan harapan demi masa depan. Ayah dan ibu selalu ada dengan memberi dukungan moril tiada batas. Mereka ibarat pelita yang selalu ada bagiku. Merindukan aku meskipun jauh hingga selalu bertanya kabar angin apakah aku baik-baik saja? Mereka menutupi kerinduan kala merindukanku.

Ayah yang selalu memotivasi langkahku, juga ibu yang selalu memupuki harapanku dengan belaian kasih sayang serta berharap aku bisa sukses. Harapan orang tua yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal, namun mencoba membimbing serta mengajari putra dan putrinya untuk sukses adalah doa tiap hari dan malam malalui hasil keringat, juga tetesan air mata dari orang tuaku.

Hari ini, usia ku bertambah satu tahun. Aku berterima kasih pada Tuhan karena telah menitipkan aku melalui sepasang ayah dan ibu yang begitu menyayangiku serta mencintaiku agar aku bisa menjadi diriku seutuhnya. Rasa terima kasih aku sembahkan pada almarhum ayah juga pada ibu yang masih mendampingi kami meskipun sendiri.

Semoga dengan usia bertambah satu tahun ini, aku makin dewasa dalam membimbing anak-anakku, juga adik-adikku yang saat ini belajar LITARASI bersamaku. Sesungguhnya aku percaya jika segala perjuangan ayah dan Ibu tidak boleh sia-sia dalam derap langkahku. Kalian adalah bumi dan matahariku.

Aku hanya bersyukur pada Tuhan agar Ibu selalu sehat bersama kami di momen spesial ini. Segala bentuk kasih sayang ayah dan ibu tak bisa kujelaskan pada dunia karena tak ada batasan porsi arti kasih sayang ayah dan ibu selama kita disatukan menjadi satu misi.

Harapanku, semoga ayah selalu happy di alam ayah kini menetap, juga ibu bisa pulih dari sakit. Thanks buat ayah dan ibu pada momen spesial ini. Kasih sayang dan cinta dari ayah dan ibu tak mampu aku jelaskan pada dunia melalui kata atau dengan mengunakan bahasa isyarat. Aku hanya tahu jika mencintai ayah dan ibu ku hingga napas terakhir.

(Visited 64 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Devinarti Seixas

Penulis dan Pendiri KPKers Timor Leste, dengan mottonya: "Kebijaksanaan bukan untuk mencari kehidupan melainkan untuk memberi kehidupan dan menghidupkan". Telah menyumbangkan lebih dari 100 tulisan berupa; berita, cerpen, novel, puisi dan artikel ke BN sejak 2021 hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.