Oleh: Devinarti Seixas
Hari menjelang sore
Aku melihat edaran foto
Dengan mata menatap
Ke arah tepian pantai
Kala aku sempat aku sebut namamu “Dear”
Kujelaskan pertemuan kita, Kuceritakan kebaikan Dear kepadanya yang bersama aku waktu itu
Bahwa Dear orang baik
Edaran foto-foto “Dear”
Di medsos terlintas ketika aku masih bercerita tentang kita di awal pertemuan………..
Tanpa kubaca caption aku terus bercerita kebaikan Dear dengan someone……………….
Tak kusangka ketika menjelang malam kudengan kabar duka
Bahwa “Dear” telah berlalu hari itu di menit itu di jam itu …………….
Bukankah”Dear ” bilang lewat rangkaian kata bahwa kita akan berbincang jika ada waktu ! Terus mengapa sesingkat itu Dear berlalu
Kini hanya kenangan manis yang kusimpan rapi dalam benakku “Dear” ketika kita tak lagi menyapa untuk selamanya
Cerita indah di tengah perjalanan kala kita berdua menikmati suasana pantai di bagian barat. Aku masih sempat berkata aku merasa takut ” Dear” ketika kudengar engkau akan berobat lalu sebagai teman kutinggalkan satu kecupan agar “Dear “semangat ketika berobat
Masih sempat kita bagi cerita ketika itu “Dear”
Pengen rasanya membantu terus menyakinkan agar “Dear ” bisa berjuang untuk sembuh adalah harapan aku.
Kini hanya kenangan yang terlintas dengan namamu “Dear’ bahwa aku akan selalu merindukan kebaikanmu kala merasa peduli ketika aku tak punya siapa-siapa.
Semoga perjalanan menuju tidur yang panjang selalu abadi lewat rangkaian kata ini
Bahwa semua orang memiliki kisah atau cerita sendiri………………
Hanya doa yang mampu kupanjatkan bagimu lewat rangkaian kata atas segala kebaikan selama kita saling kenal satu sama lain
Aku akan selalu menyebut namamu “Dear” yakni sosok seorang kakak yang hadir dalam hidup aku dengan caranya sendiri
Hari di mana kita berjalan bersama akan jadi bagian nostalgia indah tak terlupakan hingga bahwa jeritan hati setiap insan selalu berbeda
Itu yang aku dapatkan darimu ” Dear” kakak terbaik yang pernah mengenal aku dari dunia maya hingga dunia real berawal dari koleksi foto-foto aku hingga rangkaian tulisan aku.
Semoga “Dear” Kakak bahagia di surga.
