Oleh: Aldo Jlm
Menjelang Pemilu Legislatif di tahun 2023 ini, para partai yang eksis di bumi Lorosa’e mulai dari partai yang kecil hingga yang besar, semuanya menyiapkan diri menyambut pesta demokrasi yang diadakan lima tahun sekali ini.
Partai yang besar tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, yaitu partai FRETILIN dan CNRT. Dua partai besar ini diibaratkan El-clasico Timor Leste. Sedangkan partai-partai kecil lainnya hanya turut meramaikannya saja, dan bila salah satu dari dua partai besar ini menang maka mereka akan berkoalisi dengan salah partai besar untuk membentuk pemerintahan baru lima tahun mendatang.
Saya sendiri kini memeluk salah satu partai kecil yang dinamai PLP (Partido Libertação Popular) atau Partai Pembebasan Rakyat (PPR), dengan motonya bahwa, “Jangan meninggalkan seorang pun di belakang”, artinya dia bertujuan untuk memajukan negara kecil TL ini, harus melibatkan semua lapisan masyarakat baik dari lapisan terkecil hingga lapisan elit, semuanya harus bergandeng tangan bahu-membahu membangun TL ini dengan skillnya masing-masing.
Partai PLP ini memperoleh 8 kursi di Parlemen TL tahun lalu hingga kini, dengan pengalamannya bersama partai CNRT dulu dan kini dengan partai FRETILIN, membawa pemerintahan Timor Leste ke-8 hingga sekarang, meskipun dia hanya berjalan dengan tiga roda. Namun, dipimpin oleh seorang Jendral Taur Matan Ruak, dengan aturan dan disiplin yang tegas maka, pemerintah sekarang masih berjalan dengan tiga rodanya hingga sekarang.
Konferensi Munisipal Kedua PLP yang diadakan di Municipio Lautém ini, dihadiri oleh Sekretariu Estado Komunikasaun Sosial Sr.Mericio Akara, bersama staff nasionalnya, perwakilan Administrador Municipio Lautém (AML), Comissão Nacional Eleição (CNE), para pengamat politik dari berbagai partai yang eksis di municipio Lautém, dan diikuti oleh peserta dari 34 desa yang tersebar di 6 kecamatan yakni, Lospalos, Lautém, Luro, Iliomar, Tutuala dan Lore, dengan totalnya 450-an.
Pertemuan Konferensi ini diadakan di aula Orfanato Don Bosco Lospalos, dimulai dari pukul 11 dan berakhir pada pukul 18.30. Dalam Konferensi ini, membahas tentang Tata Aturan yang meregulasi atau mengatur jalannya konferensi ini. Semula ketua panitia Sr.Cipriano memimpin konferensi ini, diawali dengan memilih Presiden Konferensi Sr.Constancio, untuk memimpin dan mengatur konferensi sehari ini.
Hasil Konferensi ini memilih kembali Ketua Lama Municipio Lautém Sr.Carciliano, yang telah memimpin partai ini hingga 8 tahun lamanya, kini terpilih kembali karena atas kepiawaiannya dalam mengatur dan mengelola partai PLP ini, yang dulu hanya segelintir orang, namun sekarang telah meluas hingga mencakup 33 desa di teritori municipio Lautém, tinggal satu desa yang belum menyentuhnya, yakni desa Tutuala.
Dalam orasinya Sekretario Estado Komunikasaun Sosial Sr.Mericio Akara mengatakan bahwa, “PLP sudah banyak makan garam dalam pemerintahan baik itu dengan CNRT maupun dengan FRETILIN sekarang, maka misi kita sekarang adalah mencari masa yang sebanyak-banyaknya agar kita bisa berdikari dalam pemerintahan”. Selanjutnya diakhir pelantikan dia menuturkan bahwa, “Selamat bagi Ketua Terpilih yang mendapat kepercayaan dari perwakilan masyarakat dari 34 desa selama dua periode ini, maju terus pantang mundur dalam melakukan misi PLP yaitu jangan meninggalkan seseorang di belakang”.
Semoga dengan adanya Konferensi kedua PLP di Municipio Lautém ini, dapat menginspirasi para pengikutnya untuk tetap eksis di partai tercinta ini, yang dengan motonya “Jangan tinggalkan seorang pun di belakang”, bersama bergandengan tangan membawa TL ini ke arah yang lebih baik.
By Aldo Jlm, Edisi 30012023
Penulis: Member PLP Municipio Lautém
