Oleh : Sabrie Mustamin*

Tidak salah jika ada sebagian orang mengatakan bahwa Tuhan kedua setelah Allah Swt, adalah kedua orang tua, khususnya sosok seorang ibu. Bukan untuk disembah dan dipuja sebagaimana seorang hamba dengan Tuhan, tetapi menghormati dan memuliakan di atas orang lain.

Ada kisah nyata dialami oleh seorang ustadz terkenal yang sangat menarik untuk menjadi renungan bagi kita sebagai seorang anak yang terlahir dari rahim seorang ibu. Singkat cerita, ibunya memanggil sang anak dan memberitahukan kekurangan biaya masuk perguruan tinggi adiknya sejumlah Rp 750.000. Sang kakak dengan sabar mendengar apa permintaan ibunya dan bersedia untuk memberikan uang sejumlah tersebut di esok harinya. Namun, di pagi harinya uang yang dijanjikan kepada ibunya belum ada di tangan, dan satu-satunya cara untuk mendapatkan uang adalah menjual handphone kembali yang baru seminggu lalu dibeli seharga Rp 1.000.000 dengan harga Rp 800.000 demi memenuhi janji dan permintaan ibunya.

Sang ibu pun menerimanya dengan senyuman dan keridhaan serta doa untuk bakti anaknya. Karena bakti dan hormatnya kepada ibunya, keajaiban Tuhan memeluknya. Seorang pengusaha sukses yang pernah memakai jasanya memberikan kado yang isinya sebuah handphone edisi terbaru. Subhanallah, handphone miliknya yang dijual untuk keperluan ibunya membayar uang kuliah adiknya masuk perguruan tinggi terbayar tunai dengan kelipatan sepuluh kali lipat yaitu Rp 7.500.000 harga kado pemberian dari pengusaha tersebut.

Rasulullah Saw bersabda keridhoan Allah terletak kepada keridhoan orang tua demikian juga sebaliknya.
Pengabdian yang tanpa limit kepada kedua orang tua akan membawa pada kesuksesan dan kebaikan pada seorang anak. Maka hormati dan muliakan kedua orang tuamu selagi masih hidup bersamamu dan doakan jika telah berpulang kerahmatullah dalam setiap munajabmu.

*Anggota DPRD dan penikmat literasi menulis di Kolaka Utara

(Visited 98 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.