Oleh: Muhammad Sadar*

Pekan Nasional Petani Nelayan XVII tahun 2026 di Gorontalo telah resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada hari Sabtu, 20 Juni 2026 yang ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional masyarakat Gorontalo, Polopalo yang diikuti secara massal oleh segenap undangan dan peserta yang menghadiri open ceremony PENAS di GOR David Tonny Limboto.

Serangkaian pagelaran acara dan pameran teknologi pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan yang ditampilkan baik di dalam ruangan maupun pada display produk dan rekayasa atau penerapan inovasi di lapangan. Di dalam tenda roder yang tertutup telah tersebar aneka produk sarana produksi pertanian seperti benih atau bibit tanaman, alsintan modern, beragam produk perlindungan tanaman, hasil olahan maupun kerajinan UMKM dan banyak lagi jenis informasi perkembangan iptek pembangunan pertanian secara keseluruhan. Tak terlepas pula beragam sebaran potensi dan capaian pembangunan setiap daerah provinsi di Indonesia turut dipamerkan.

Demonstrasi lapangan berupa pemanfaatan areal seluas 7,2 hektar digunakan sebagai tempat gelar teknologi untuk menunjukkan segenap inovasi di bidang tanaman pangan, perkebunan, hortikultura peternakan dan perikanan. Konsep gelar teknologi pada Penas XVII 2026 secara garis besar yaitu mendukung program prioritas pemerintah antara lain swasembada pangan pada komoditas utama yaitu meningkatkan produksi padi, jagung, kedelai untuk kemandirian pangan bangsa. Selanjutnya hilirisasi pertanian pada produksi biodiesel dan industri pangan yang bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian melalui pengolahan dan industri.

Kemudian modernisasi pertanian sebagai sebuah pilihan rasional dalam penggunaan alsintan modern, sistem drone, dan smart agriculture. Pemanfaatan teknologi modern untuk efisiensi, akurasi dan produktivitas tinggi. Ketahanan pangan nasional adalah keniscayaan untuk melakukan diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada satu komoditas melalui penganekaragaman sumber pangan lokal. Pada hakikatnya adalah integrasi usaha tani dan hilirisasi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dibagian lain di dalam kawasan gelar teknologi, diperkenalkan budidaya padi yaitu Pertanian Modern-Advanced Agricultural System disingkat PM-AAS. Suatu model pertanian untuk mengoptimalkan penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, pengairan berselang atau AWD, mekanisasi pertanian, dan pengendalian OPT terpadu. Prinsip utama dalam pendekatan integrasi ini adalah tanam rapat dalam baris, efisiensi sumber daya, implementasi berbasis korporasi, intensifikasi produksi, spesifik lokasi dan pendekatan mekanis.

Selain budidaya padi bermodel PM-AAS, juga diperkenalkan padi sistem surjan yaitu metode penataan lahan pertanian dan membuat bedengan tinggi dan paritdalam secara berselang seling. Sistem ini dirancang khusus agar petani tetap bisa menanam padi sembari memaksimalkan potensi lahan dari air yang tersedia. Selain dari pada itu juga ditampilkan rekayasa longstorage yang menampung limpahan air dan terus tersedia sepanjang musim melalui tampungan geomembran permanen sehingga air terus bertahan di dalam kanal tanpa infiltrasi kedalam tanah.

Hal penting lainnya didalam space contoh penerapan inovasi sistem pengairan adalah penggunaan pompa air bertenaga surya
-submersible- sebagai sebuah solusi cerdas untuk penyediaan air bersih dan irigasi berkelanjutan. Inovasi ini memanfaatkan energi matahari untuk menyediakan pasokan air yang andal bagi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta kebutuhan air bersih di daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Teknologi ini menggunakan panel surya dalam menampung energi listrik yang dialirkan melalui fitur sistem antara lain MPPT solar pump controller, proteksi dry run, proteksi over voltage and current serta monitoring operation.

Zonasi lain dalam tampilan gelar teknologi berikutnya adalah display produksi benih sumber padi dengan menampilkan varietas-varietas unggul spesifik. Didalamnya juga terdapat fokus pengembangan pertanaman aneka kacang dan umbi unggul, sayuran khas dataran rendah/menengah tinggi, tanaman hias, di bidang perikanan terdapat kampung budidaya tematik seperti kolam bioflok dan mina padi serta kampung ternak. Metode screen house maupun sebaran vegetasi perangkap hama yaitu refugia yang menjadi salah satu lokus kunjungan para petani dan pemerhati pertanian lainnya. Selain itu ditampilkan juga empat jenis reaktor pengolahan biodiesel dari minyak sawit dan minyak jelantah yang berkapasitas 25 hingga 3.000 liter per hari. Dalam stand tersebut disimulasikan mekanisme memproduksi bahan bakar B100 yang akan mensubstitusi BBM solar. B100 menjadi terobosan dalam meningkatkan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.

Di pojok lapangan lain dilakukan action fly drone seeder/pupuk/pestisida dan hasil panen yang diampu oleh mitra lisensi swasta nasional dan internasional sebagai wujud dari penerapan modernisasi pertanian dalam metode sistem tebar tanam cepat, pemupukan dan perlindungan tanaman serta transportasi panen berbasis efesiensi dan efektivitas pekerjaan petani di lahan. Tahapan ini dibawah konsolidasi dan pengawasan pusat kendali operasional dan perawatan alsintan modern.

Tanaman serealia lain yang setiap event penas selalu menjadi ikon lapangan adalah jagung. Komoditas ini dengan varietas hibrida yang tersedia oleh produsen lokal maupun multi nasional terus menghadirkan keunggulan setiap jenisnya. Dengan menempati hamparan lahan kering, percontohan tanaman jagung dengan segala perlakuan teknologi yang diberikan telah menarik minat petani untuk menguji adaptasikan di daerahnya. Kini, komoditas jagung menjadi salah satu tanaman favorit utama petani untuk selalu dibudidayakan setiap waktu.

Yang lebih khas pada setiap kegiatan penas petani nelayan sebagai duta pertanian daerah masing-masing adalah heterogenitas pesertanya yang terdiri dari aneka latar belakang suku bangsa, status sosial-ekonomi, pendidikan, namun tetap terbingkai dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan semangat persatuan nasional. Dengan latar budaya yang berbeda-beda dan para peserta ini homestay di rumah-rumah masyarakat Gorontalo yang tentunya menuntut adaptasi bersama penduduk lokal.

Budaya lokal yang spesifik bagi peserta adalah penyajian menu binte biluhuta dimana kombinasi masakan antara biji jagung lokal, campuran sayuran terong atau belimbing wuluh, parutan kelapa, kemangi bersama suwir cakalang fufu lalu dinikmati bersama ikan bakar atau ikan masak lainnya. Penganan khas yang lain seperti pia saronde, sabongi dan apang colo kerap kali turut membersamai dan melengkapi dunia gastronomi peserta pada setiap waktu selama di Gorontalo.

Efek ekonomi berantai dari kegiatan penas di Gorontalo akan berdampak langsung terhadap meningkatnya belanja konsumsi peserta penas. Artinya semua bergerak naik seiring dengan daya beli kebutuhan ribuan peserta seperti belanja sembako setiap hari, biaya transportasi dan BBM meningkat, belanja voucher, rent car, laundry, tabung gas, jasa inap hotel, tempat wisata, warung makan dan restaurant, hingga belanja souvenir atau perlengkapan kebutuhan event lainnya. Kesemuanya ini akan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah penyelenggara.

Ruang penas dari masa ke masa menciptakan nuansa kebaruan setiap pelaksanaannya. Berbagai macam tawaran inovasi dan temuan teknologi anak negeri akan mengantarkan kepada transformasi dunia pertanian Indonesia. Arena penas bagi petani nelayan adalah solusi tercepat terhadap kendala teknis pertanian yang dihadapinya. Di forum penas seperti ini menjadi kanal aspirasi para petani nelayan untuk terhubung langsung kepada pembuat keputusan. Evaluasi program dilakukan untuk menguji efektivitas kebijakan terhadap dampak yang ditimbulkan kepada rakyat sebagai sasaran penerima manfaat pembangunan.

Gorontalo, 21 Juni 2026

*Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Pangan, TPHBun Kabupaten Barru

(Visited 26 times, 26 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.