Bagi para guru, calon guru penggerak, guru penggerak, di Calon Sekolah Penggerak dan Sekolah Penggerak dengan Belajar Merdeka dan Kurikulum Prototipe atau Paradigma Baru, Pembelajaran Berbasis Proyek akan menjadi acuan dalam Perencanaan. Untuk itu, guru harus mempersiapkan langkah langkah Pembelajaran Berbasis Proyek yang akan dilaksanakan. Menurut The George Lucas Educational Foundation langkah langkah tersebut adalah sebagai berikut.
Dimulai dengan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question). Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan esensial. Pertanyaan yang dapat memberi penugasan kepada peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas. Topik penugasan dikaitkan dengan dunia nyata yang relevan dan bermakna untuk peserta didik, dimulai dengan sebuah investigasi mendalam.
Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project). Perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peserta didik. Dengan demikian peserta didik diharapkan akan merasa “memiliki” atas proyek tersebut. Perencanaan berisi tentang aturan main, pemilihan aktivitas yang dapat mendukung dalam menjawab pertanyaan esensial, dengan cara mengintegrasikan berbagai subjek yang mungkin, serta mengetahui alat dan bahan yang dapat diakses untuk membantu penyelesaian proyek.
Menyusun Jadwal (Create a Schedule)
Guru dan peserta didik secara kolaboratif menyusun jadwal aktivitas dalam menyelesaikan proyek. Aktivitas pada tahap ini antara lain :
- membuat timeline (alokasi waktu) untuk menyelesaikan proyek
- membuat deadline (batas waktu akhir) penyelesaian proyek
- membawa peserta didik agar merencanakan cara yang baru
- membimbing peserta didik ketika mereka membuat cara yang tidak berhubungan dengan proyek
- meminta peserta didik untuk membuat penjelasan (alasan) tentang pemilihan suatu cara.
Memonitor Peserta Didik dan Kemajuan Proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project)
Guru bertanggungjawab untuk melakukan monitor terhadap aktivitas peserta didik selama menyelesaikan proyek. Monitoring dilakukan dengan cara menfasilitasi peserta didik pada setiap proses. Dengan kata lain guru berperan menjadi mentor bagi aktivitas peserta didik. Agar mempermudah proses monitoring, dibuat sebuah rubrik yang dapat merekam keseluruhan aktivitas yang penting.
Menguji Hasil (Assess the Outcome)
Penilaian dilakukan untuk membantu guru dalam mengukur ketercapaian standar, berperan dalam mengevaluasi kemajuan masing- masing peserta didik, memberi umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah dicapai peserta didik, membantu guru dalam menyusun strategi pembelajaran berikutnya.
Mengevaluasi Pengalaman. (Evaluate the Experience) Pada akhir pembelajaran, guru dan peserta didik melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah dijalankan. Proses refleksi dilakukan baik secara individu maupun kelompok.
