Hari ini seluruh umat Katolik di seluruh dunia memperingati pesta St. Ana dan St. Yoakim . Mereka adalah orang tua dari Santa Perawan Maria, Bunda Yesus Putra Allah.

Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud. Mereka hidup Kudus, setia dan taat menjalankan kewajiban agamanya dan tulus mengasihi dan mengabdi kepada Allah dan sesama.

Pada masa awal pernikahan mereka belum dikaruniai anak, maka setiap tahun mereka berziarah ke bait Allah Yerusalem untuk berdoa. Mereka berjanji bahwa jika Allah menganugerahkan anak kepada mereka, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Allah.

Suatu saat malaikat Allah datang mengabarkan berita suka cita kepada St. Ana bahwa sudah tiba saatnya untuk mendapat keturunan. Maka St. Ana mulai mengandung dan melahirkan Santa Perawan Maria yang hadir melahirkan Yesus Putra Allah Sang Juru selamat manusia.

Dalam rangka memperingati pesta ini pastor Domingos Da Silva selaku pastor paroki Hati Kudus Yesus Becora bersama dengan para dewan paroki melakukan aktivitas pastoral berupa pelayanan khusus terhadap para orang tua yang sudah lanjut usia. Sebagai bentuk kasih sayang dan penghargaan kepada para orang tua.

Hari yang penuh hikmah ini di dedikasikan oleh Bapak Paus Francisco sebagai hari bagi para orang tua ( Dia dos Avos ) terutama nenek kakek yang sudah lanjut usia. Di mana dalam dokumennya tertera Guadete Et Exultate yang artinya Bergembiralah dan bersuka Citalah, dan menjalankan hidup dalam keluarga dengan kekudusan.

Aktivitas ini diorganisir oleh ibu Maria Dias dengan mendatangkan para team dokter dari Rumah sakit umum untuk pelayanan pengobatan setelah misa dan sarapan pagi bersama.

Bagi orang tua yang tidak sempat hadir. Ibu Maria Dias dan Team dokter turun ke rumah untuk mendatangi para orang tua yang hanya terbaring dirumah.

Acara tersebut berlangsung dengan meriah karena semuanya dilakukan dengan penuh suka cita. Ibu – ibu yang menyiapkan makanan juga melayani dengan sepenuh hati.

Sebelum melakukan pengobatan terhadap para orang tua ada juga pembagian bunga mawar dan bunga matahari baik yang terbuat dari plastik maupun bunga yang masih segar, yang sudah diselipkan dengan doa – doa seperti doa pagi, doa malam dan doa untuk keluarga. Sebagai tanda cinta dan kasih sayang kepada orang tua. Sebagai suatu penghargaan kepada mereka yang telah berjasa dan berkorban untuk anak anaknya. Bunga – bunga ini disiapkan oleh Apostulado Orasaun dari kelompok pemuda yaitu MEJ ( Movimento Eukaristico Juvinil )

Semoga semua keluarga Katolik di seluruh dunia dapat meneladani kehidupan dari St. Ana dan St. Yoakim, sehingga bisa menjaga kelangsungan pernikahan dan semakin dewasa beriman kuat dan bertanggung jawab.

Penulis : Elvira Pereira Ximenes

(Visited 37 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Elvira P. Ximenes

Elemen KPKers Dili TL, telah menyumbangkan puluhan tulisan berupa, artikel, cerpen, dan puisi ke BN, dengan motonya, "Mengukir makna dalam setiap kalimat, menghidupkan dunia dalam setiap paragraf", pingin jadi penulis mengikuti jejak para penulis senior lainnya di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.