Oleh: Yusriani Nuruse

Alhamdulillah, rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT, serta sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw, sehingga Tim Amal BKKS bisa merayakan hari jadi ke-5 yang tentunya bukanlah hal mudah untuk sampai di usia ini.

Sampai di usia 5 tahun tentunya banyak rintangan dan tantangan yang telah dilalui. Namun, karena berangkat dari niat ikhlas membantu sesama semua bisa dilewati dengan baik. Bertindak sebagai MC dadakan mengganti teman yang kurang sehat adalah hal yang sangat berarti buat aku bisa hadir di tengah-tengah para pejuang kemanusiaan yang menyisihkan waktunya demi terselenggaranya acara Harlah ke-5 Tim Amal Bkks.

Alhamdulillah, Harlah kali ini adalah momen paling bersejarah karena lembaga kemanusiaan tim amal Bkks telah menjadi sebuah Yayasan bernama Yayasan Tim Amal Soppeng. Tentunya ibarat pohon, Tim Amal Bkks sudah semakin tinggi dan semakin kencang pula angin menerpa. Namun, semoga saja Allah menjauhkan kami semua dari terpaan badai dengan semakin solid dan amanah dalam memeluk kemanusiaan.

Dengan meningkatnya status dari sebuah lembaga menjadi sebuah yayasan, diharapkan sumbangsih yang diberikan juga akan lebih besar baik kepada fakir miskin, anak yatim dan saudara-saudari kita yang sangat membutuhkan pendampingan dalam pengobatan yang bukan hanya di lingkup kabupaten Soppeng, akan tetapi bisa mencakup skala nasional .

Tak lupa rasa terima kasih kepada Yayasan Kita Bisa dan yayasan Abu Darda yang telah menyempatkan hadir di acara Harlah Tim Amal Bkks yang mana Yayasan Kita Bisa telah banyak berbagi ilmu kepada kami. Begitu juga dengan yayasan Abu Darda dalam sambutannya membuat butir bening di sudut mataku mendengar pengalaman-pengalamannya yang mana tak mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam kegiatan kemanusiaan. Hal yang sama aku rasakan ketika bergabung dengan Tim Amal Bkks. Terkadang aku mendapat komentar, ngapain sibuk urusin orang lain. Atau tidak usah ikut kegiatan fokus saja urus hidupmu sendiri.

Ya tentunya aku akan memilih diam. Beruntung di antara mereka ada pula yang mendukungku. Termasuk suamiku almarhum ketika aku meminta izin beliau untuk ikut aksi kemanusiaan, ia selalu memberiku izin. Semoga saja pahala dari kegiatanku memeluk kemanusiaan mengalir pula untuknya.

Begitu juga Bang RIM, sang inspirator selalu memberiku dukungan serta nasehat-nasehatnya. Aku menyadari apa yang aku lakukan, aku sendiri yang merasakan hikmahnya. Sejak melibatkan diri dalam kegiatan kemanusiaan, banyak hal yang aku rasakan termasuk dalam soal rezeki dan kemudahan urusan. Bukankah Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pastiAllah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

Kalau Allah sudah menjamin dengan kata pasti trus mengapa kita harus ragu untuk melangkah memeluk kemanusiaan? Yakinlah semua kebaikan pasti Allah balas dengan kebaikan pula. Jangan pernah ragu.

Terakhir, kami ucapkan Jazakumullahu khoiran untuk para donatur tim amal Bkks, para dermawan dan para relawan yang dari awal sampai hari ini masih selalu setia dalam perjuangan kemanusiaan. Semoga Allah SWT selalu menuntun dan membimbing kita dalam setiap langkah kita. Aamiin.

Watansoppeng, 11 September 2022

(Visited 30 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.