Karya: HTB
Rindu ini mekar lagi pagi ini
Hijau kuncup di penghujung Ramadan
Desak jiwa sesak napas menanti hadirmu
Sosok Mama pahlawanku
Wakil Allah di bumi
Pernah kulihat garis-garis halus di wajahmu
Perlahan namun pasti berubah jadi garis jelas
Satu yang tak pernah berubah
Bara semangatmu kian memerah
Nyala apimu tak pernah redup
Sumbu nyalamu pantang memutih
Nyali gadangmu pantang menciut
Tak pernah sesat akal
Selalu ada solusi tiap kala hadapi rintangan
Baja semangatmu telah disemai di ladang jiwa anak cucumu
Pantang kalah apatah lagi menyerah
Sekali menghadap arah
Pantang surut langkah putar balik
Rindu ini meradang kembali
Bekas-bekas lukisan tanganmu tergambar kembali
Walau fisikmu telah lama mengabur
Jiwa raga dan semangatmu takkan tergerus waktu
Mama pahlawanku ………
Terima kasih atas cinta yang pernah kau wariskan
Selaksa sanjung jiwa luhur kau titiskan
Beribu untai kata atas nyali kau titipkan
Rindu ini akan mengkristal selamanya
Padamu Mama sosok teladanku
Elegi rinduku tak terbendung jarak
Elegi rinduku tak berbatas waktu
Selamanya kurindukan jahitan-jahitan halusmu
Menyusun sehelai demi sehelai
benang hingga jadi kain
Kini anak cucumu menyasar dunia
Langkah-langkah pasti menyusur sudut-sudut dunia
Hingga ujung waktu mengatup mata
——————————————-
21 April 2023 M
30 Ramadan 1444 H
(Dalam penerbangan Ettihad Flight Number EY-475 dari Jakarta menuju Abu Dhabi-London, seat 43-H, bersama istri dan si Bungsu)
