Pesta Pasti Berakhir
Oleh: H. Tammasse Balla Dunia ini, kata para filsuf, hanyalah rumah persinggahan sementara bagi jiwa yang sedang merantau. Kita mampir seperti embun di ujung daun berkilau sebentar, lalu jatuh ke…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Oleh: H. Tammasse Balla Dunia ini, kata para filsuf, hanyalah rumah persinggahan sementara bagi jiwa yang sedang merantau. Kita mampir seperti embun di ujung daun berkilau sebentar, lalu jatuh ke…
Oleh : Tammasse Balla Menulis itu bukan sekadar menumpahkan huruf di atas kertas, bukan sekadar mengetik lalu mengirim ke penerbit. Menulis adalah percakapan jiwa dengan semesta, adalah caramu menautkan denyutmu…
Oleh : Tammasse Balla Tahun baru hijriah datang lagi, mengetuk pelan di ambang pintu malam. Tak ada dentuman petasan, tak ada musik sepanjang malam, tak ada gegap gempita menyambutnya. Ia…
Oleh : Tammasse Balla Entah sudah berapa kali kujalani penerbangan internasional (international flight). Jumlah eksaknya sudah agak lupa pastinya. Dalam catatan kasarku, sudah di atas seratus kali terbang ke dan…
Oleh: Tammasse Balla Akhirnya, impianku terwujud! Liga Inggris adalah salah satu liga sepak bola yang kugandrungi sejak TV masuk kampung era 80-an. Waktu itu, Liga Inggris hanya dapat disaksikan melalui…
Oleh : HTB* Sewaktu masih kecil di kampung, aku dikenal sebagai “anak mama”. Bukan berarti anak manja yang diproteksi dan dituruti semua kemauannya. Tidak seperti anak laki-laki lain sebaya yang…
Karya: HTB Rindu ini mekar lagi pagi iniHijau kuncup di penghujung RamadanDesak jiwa sesak napas menanti hadirmuSosok Mama pahlawankuWakil Allah di bumi Pernah kulihat garis-garis halus di wajahmuPerlahan namun pasti…
Oleh : H. Tammasse Balla* Sore berangsur merangkul senja. Mentari jingga di ufuk barat pelan turun menuju peraduannya. Tak lama pun senja menjemput malam. Seperti biasanya, kududuk di “surau” rumah…
Oleh : H. Tammasse Balla* Seorang wanita muda tengah duduk santai di dalam bis yang melaju ke tengah kota. Di satu pemberhentian bis, seorang wanita tua yang cerewet dan berisik…
Oleh : H. Tammasse Balla Lebih seperempat abad laluTangan kecilmu tak lepas melingkar di leherBadan cekingmu tak berjarak di badanMerengek digendong tiap waktu tak berjedaTiap hari minta diajar a-u-i, ba-bi-bu…